JAKARTA – Dewa United Banten bertekad melanjutkan tren positif mereka saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/26. Laga ini menjadi krusial bagi tim berjuluk Anak Dewa tersebut untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen dan mengejar target lima besar pada akhir musim.

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengungkapkan bahwa hasil imbang 1-1 melawan Persija Jakarta sebelumnya telah menjadi motivasi kuat bagi anak asuhnya. Ia melihat performa positif dari pertandingan tersebut yang akan menjadi bekal penting.

Evaluasi Performa dan Ambisi Klasemen

“Kami menilai tim menampilkan performa yang baik setelah melawan Persija. Dari laga tersebut, kami mengambil hal-hal positif sebagai bekal untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” ujar juru taktik kelahiran Belanda, 22 Februari 1963, tersebut.

Saat ini, Dewa United yang diperkuat kapten Ricky Kambuaya masih tertahan di peringkat kesembilan dengan koleksi 34 angka. Raihan tersebut didapat dari sepuluh kemenangan, empat hasil imbang, dan sebelas kekalahan.

Manajemen Dewa United menaruh harapan besar agar tim yang pernah menjadi semifinalis Liga 2 musim 2022 ini mampu menembus posisi lima besar di akhir musim, mengingat komposisi pemain yang dimiliki.

Sembilan Laga Tersisa, Target Lima Besar

Dengan sembilan pertandingan tersisa, Jan Olde Riekerink menegaskan kesiapan timnya untuk berjuang keras. “Kami merasa siap dan tentu memiliki ambisi untuk mengakhiri musim dengan posisi yang lebih tinggi,” tegas mantan pelatih Galatasaray itu.

Ia menambahkan, “Dengan sembilan pertandingan tersisa, tim bertekad untuk terus memperbaiki peringkat di klasemen.” Laga kontra PSIM Yogyakarta pada Jumat (3/4) malam WIB menjadi langkah awal penting dalam upaya mendongkrak posisi mereka.