Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) akan menjadi tuan rumah Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies (APRICOT) di Jakarta pada Senin, 9 Februari 2026. Konferensi ini dijadwalkan mengumpulkan lebih dari 900 pakar Internet dan pemimpin teknologi dari lebih 50 negara untuk membahas perkembangan ekosistem digital global.
Para peserta, mulai dari operator jaringan lokal hingga platform global seperti Google, Amazon, dan Meta, akan berdiskusi mengenai teknologi jaringan Internet mutakhir serta tren terkini. Pertemuan ini diharapkan menjadi forum strategis untuk bertukar gagasan dan praktik terbaik dalam pengelolaan jaringan.
Ketua APJII, Muhammad Arif, menyatakan bahwa APJII selama ini selalu menjadi organisasi terdepan dalam mendorong digitalisasi di Indonesia. “Dengan menjadi tuan rumah APRICOT, APJII juga menampilkan kemajuan kolektif dan kontribusi hampir 1.469 penyelenggara jasa Internet dalam memperkuat infrastruktur Internet nasional,” ungkap Arif pada Jumat (6/2).
Sejumlah pembicara kunci akan memeriahkan forum ini, termasuk pakar keamanan siber Indonesia Budi Rahardjo, sejarawan Internet Universitas Harvard Jim Cowie, serta Network Engineer Google Jen Linkova. Kehadiran mereka menegaskan posisi APRICOT sebagai ruang diskusi strategis lintas negara yang mempertemukan kebijakan, teknologi, dan praktik terbaik pengelolaan jaringan Internet.
Direktur Eksekutif Asia Pacific Network Operators Group (APNOG) sekaligus penyelenggara APRICOT, Philip Smith, menekankan pentingnya pertemuan tatap muka bagi ketahanan Internet global. Smith menuturkan, “Pertemuan langsung seperti APRICOT membantu para operator Internet memperluas jejaring koneksi yang membuat Internet global semakin kuat dan tangguh.”
Sementara itu, Direktur Jenderal Asia Pacific Network Information Centre (APINIC), Jia Rong Low, yang juga mitra penyelenggara APRICOT, menilai kegiatan tersebut memiliki peran krusial dalam mendukung operasi jaringan yang aman dan andal di kawasan Asia Pasifik. Ia menyoroti pertumbuhan Internet Indonesia yang luar biasa dalam satu dekade terakhir, dengan jumlah pengguna meningkat lebih dari dua kali lipat hingga mencapai lebih dari 229 juta orang saat ini.
“Dengan menjadi tuan rumah APRICOT, Indonesia menunjukkan kepemimpinan dan komitmen kuat dalam membangun Internet yang lebih aman dan resilien,” terang Jia Rong Low.
