Jakarta Bhayangkara Presisi berhasil menorehkan sejarah baru bagi bola voli Indonesia setelah sukses menjuarai AVC Champions League 2026. Kemenangan gemilang ini diraih usai mengalahkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, dengan skor 3-1 (25-20, 24-26, 25-23, 25-23) dalam laga final yang digelar di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, pada Minggu, 17 Mei 2026.
Prestasi membanggakan ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, menyatakan bahwa torehan Jakarta Bhayangkara Presisi merupakan tonggak sejarah baru mengingat belum pernah ada klub voli Tanah Air yang mampu meraih gelar juara di ajang antarklub Asia.
PBVSI Jadikan Kemenangan sebagai Motivasi
Imam Sudjarwo menegaskan bahwa keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pengembangan bola voli nasional. “Pencapaian ini menjadi sejarah baru bagi bola voli Indonesia, dan kebanggaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi di level dunia,” ujar Imam, seperti dikutip dari jpnn.com pada Senin (18/5/2026).
Skuad asuhan pelatih Reidel Toiran ini menunjukkan kekuatan tim yang solid, memadukan talenta lokal dan bintang internasional. Pemain-pemain andalan Indonesia seperti Farhan Halim, Nizar, Fahreza Rakha Abhinaya, dan Raden Ahmad Gumilar berkolaborasi apik dengan tiga pemain impor kelas dunia. Untuk kompetisi AVC Champions League 2026, Jakarta Bhayangkara Presisi merekrut Noumory Keita dari Mali, Rok Mozic dari Slovenia, dan Robertlandy Simon dari Kuba.
Target Jangka Panjang: Olimpiade 2032
PBVSI berharap pencapaian luar biasa ini dapat menjadi fondasi kuat bagi Tim Nasional voli putra Indonesia untuk bersaing di kancah internasional yang lebih tinggi. Salah satu target jangka panjang yang kini dibidik adalah partisipasi pada Olimpiade 2032 yang akan diselenggarakan di Brisbane, Australia.
Sebelumnya, Jakarta Bhayangkara Presisi juga pernah mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi runner-up pada edisi AVC Champions League 2023. Saat itu, mereka harus mengakui keunggulan tim Jepang, Suntory Sunbirds, dengan skor 1-3 dalam pertandingan final yang berlangsung di Bahrain.
Torehan juara AVC Champions League 2026 oleh Jakarta Bhayangkara Presisi ini menjadi lecutan semangat yang signifikan bagi PBVSI dalam upaya mewujudkan ambisi besar untuk membawa bola voli Indonesia bersaing di kompetisi dunia.
