PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama PT Weda Bay Nickel (WBN) meresmikan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) Lelilef di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Inisiatif ini bertujuan menyediakan akses air bersih yang layak bagi masyarakat Desa Lelilef Sawai dan Desa Lelilef Waibulan.
General Manager Health, Safety, and Environment (HSE) IWIP, Iwan Kurniawan, menyatakan bahwa proyek ini menandai babak baru bagi kualitas hidup warga setempat. “Dimulainya pekerjaan pemasangan pipa air bersih ini menjadi titik awal perubahan kualitas hidup,” ujar Iwan dalam keterangannya.
Pembangunan WTP Lelilef diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih, mendukung aktivitas sehari-hari, serta meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Program ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 6 mengenai air bersih dan sanitasi layak, serta poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.
Fasilitas WTP ini ditandai dengan dimulainya pemasangan jaringan pipa distribusi pada Kamis, 23 April. Instalasi ini dilengkapi dua reservoir dengan kapasitas total 5.200 meter kubik per hari, serta tiga unit IPA pada masing-masing reservoir dengan kapasitas 210 meter kubik per unit.
Iwan Kurniawan menekankan pentingnya akses air bersih. “Akses terhadap air bersih sering dianggap sederhana, namun memiliki dampak besar terhadap kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan masyarakat,” jelasnya.
Keberhasilan program ini, lanjut Iwan, tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peran aktif masyarakat dalam menjaga dan mengelola WTP Lelilef. “Program ini bukan hanya milik IWIP, WBN atau pemerintah, melainkan milik masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga jaringan yang dibangun, menggunakan air secara bijak, serta mengelola pemanfaatannya secara adil di tingkat desa,” tegas Iwan.
Sebagai bagian dari peresmian, IWIP, WBN, dan perwakilan Pemerintah Desa Sawai serta Desa Waibulan menandatangani nota kesepahaman (MoU). Penandatanganan ini menjadi dasar kolaborasi dalam pengelolaan dan keberlanjutan instalasi air bersih. Acara dilanjutkan dengan simbolisasi peletakan pipa pertama sebagai tanda dimulainya pekerjaan jaringan air bersih di wilayah tersebut.
Direktur IWIP Kevin He bersama jajaran manajemen, pemerintah setempat, dan perwakilan masyarakat turut hadir dalam seremoni tersebut. Melalui penyediaan akses air bersih ini, IWIP dan WBN berharap dapat memberikan manfaat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari peningkatan kesehatan, produktivitas ekonomi, hingga kualitas lingkungan dan pendidikan.
Kedua perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional mereka.
