Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dony Oskaria, meninjau kesiapan Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin pada Jumat (19/2/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) serta mendorong peningkatan konektivitas di Sumatra Barat, khususnya menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Dony Oskaria didampingi jajaran manajemen Danantara, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait. Turut hadir Anggota DPR RI Komisi VI Andre Rosiade, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Sugeng Rochadi, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, serta Direktur Utama PT HK Infrastruktur Aji Prasetyanti.
Kunjungan kerja difokuskan pada peninjauan Jalan Tol Padang–Sicincin dan Interchange Lubuk Alung, yang merupakan simpul penting konektivitas kawasan. Jalur utama (main road) dan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) ruas tol ini telah rampung 100 persen dan telah beroperasi penuh. Saat ini, pekerjaan konstruksi berpusat pada penyelesaian akses Lubuk Alung dengan progres mencapai 20,90 persen.
Jajaran manajemen dan pemangku kepentingan turut membahas dampak strategis keberadaan Jalan Tol Padang–Sicincin bagi masyarakat Sumatra Barat. Ruas tol ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari semula sekitar 1,5–2 jam menjadi hanya 30–45 menit. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antardaerah, memperlancar distribusi logistik, menguatkan sektor pariwisata, dan mendorong peningkatan investasi di wilayah tersebut.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan komitmen terhadap aspek operasional dan keselamatan. “Kesiapan operasional dan aspek keselamatan menjadi fokus utama dalam pengoperasian ruas tol ini. Kami memastikan kesiapan operasional, aspek keselamatan, serta kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Kehadiran Jalan Tol Padang–Sicincin diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan efisien,” ujar Iwan Hermawan.
Saat ini, Jalan Tol Padang–Sicincin telah dibuka untuk umum, memungkinkan masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Kehadiran ruas tol ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung kelancaran mobilitas, terutama selama periode mudik Lebaran 2026, sekaligus meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Kunjungan kerja ini menjadi manifestasi sinergi dan komitmen bersama antara Danantara, pemerintah daerah, serta Badan Usaha Jalan Tol dalam memastikan proyek berjalan sesuai target. Tujuannya adalah mencapai kualitas konstruksi, keselamatan, dan kesiapan operasional yang optimal agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan maksimal oleh masyarakat Sumatra Barat.
