Seorang bos tambang asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), M Fajar, menjadi sorotan publik setelah menikahi selingkuhannya, Keshia Nicol, di Hotel Hyatt Palace, Makassar, pada Minggu, 8 Februari 2026. Pernikahan ini memicu kontroversi lantaran Fajar masih berstatus tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap istri sahnya, HJR.
Meskipun M Fajar, yang merupakan bos PT Altan Bumi Barokah, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimum Polda Sultra sejak Jumat, 26 September 2025, ia hingga kini tidak pernah ditahan oleh pihak kepolisian.
Istri Sah Pertanyakan Legalitas Pernikahan dan Hak Asuh Anak
HJR, istri sah Fajar, mempertanyakan legalitas pernikahan tersebut. Menurutnya, akta cerai Fajar belum keluar karena mantan suaminya itu belum menyelesaikan kewajiban nafkah sebesar Rp150 juta, sebagaimana putusan Pengadilan Agama Negeri Kendari.
“Akibatnya akta cerai Fajar belum keluar,” ungkap HJR. Ia melanjutkan, “Pertanyaannya, dia menikah pakai apa?”
Selain itu, HJR juga menuntut pengembalian anaknya yang direbut paksa oleh Fajar. “Fajar juga belum mengembalikan anak saya yang direbut paksa. Karena sesuai putusan Pengadilan Agama, hak asuh jatuh kepada saya,” beber HJR.
Terbukti Berselingkuh, Pemicu KDRT
HJR menuturkan, pernikahan Fajar dan Keshia membuktikan kecurigaannya selama ini. Ia menduga Fajar telah berselingkuh dengan Keshia, yang menjadi pemicu hancurnya rumah tangga mereka.
“Hari ini terbukti Fajar dan Keshia berselingkuh. Pernikahan ini mematahkan seluruh kebohongan Fajar selama ini,” tegas HJR.
Sebelumnya, HJR melaporkan Fajar ke polisi atas tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dipicu oleh perselingkuhan tersebut. Perselingkuhan itu terendus saat HJR menemukan pesan singkat di WhatsApp suaminya dari seorang perempuan berinisial BC, yang meminta tiket pesawat dan uang.
Penyiksaan fisik dialami HJR saat ia mengandung anak pertama dari Fajar, tepatnya ketika usia kehamilannya dua bulan dan usia pernikahan mereka tujuh bulan.
“KDRT karena hal sepele. Saya tanya baik-baik, ini siapa perempuan minta uang,” tutur HJR. “Dia arogan, sensitif sekali. Jadi langsung main pukul, memaki, lalu memukul secara berulang,” tandasnya.
