Turnamen bulu tangkis bergengsi, Indonesia Open 2026 Super 1000, siap digelar pekan ini setelah rampungnya Singapore Open 2026 Super 750. Ajang yang akan berlangsung di Istora Senayan ini menjadi sorotan utama, terutama setelah wakil Indonesia gagal meraih satu pun gelar juara di Singapura.
Level dan Hadiah Lebih Tinggi
Indonesia Open 2026 menawarkan level kompetisi dan total hadiah yang jauh lebih tinggi dibandingkan Singapore Open 2026. Jika Singapore Open berstatus Super 750 dengan total hadiah USD 1.000.000, Indonesia Open naik kelas menjadi Super 1000 dengan total hadiah fantastis mencapai USD 1.450.000.
Peningkatan level dan hadiah ini secara otomatis menarik perhatian para pebulu tangkis papan atas dunia untuk berpartisipasi dan memperebutkan gelar juara di Jakarta.
Harapan Tuan Rumah di Istora
Pada Singapore Open 2026, wakil Indonesia hanya mampu mencapai babak final tanpa ada yang berhasil naik podium tertinggi. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai peluang tuan rumah untuk meraih gelar di kandang sendiri.
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sendiri telah menyatakan target untuk meraih gelar di Indonesia Open 2026, menyusul hasil kurang memuaskan di Tur Eropa dan Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026.
Kilasan Juara Tahun Lalu dan Sejarah Indonesia
Pada edisi Indonesia Open tahun lalu (2025), para juara didominasi oleh pebulu tangkis internasional:
- Tunggal Putra: Anders Antonsen (Denmark)
- Tunggal Putri: An Se Young (Korea)
- Ganda Putra: Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea)
- Ganda Putri: Liu Sheng Su/Tan Ning (China)
- Ganda Campuran: Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis)
Terakhir kali Indonesia berhasil meraih gelar juara di turnamen ini adalah pada tahun 2021, melalui pasangan ganda putra fenomenal Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Kini, semua mata tertuju pada Istora, menanti apakah wakil tuan rumah mampu mengulang kejayaan tersebut dan mengakhiri puasa gelar di kandang sendiri.
