Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyerahkan sejumlah sertifikat tanah wakaf kepada kelompok masyarakat di Desa Sukowetan, Trenggalek, Jawa Timur, Senin (11/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjamin kepastian hukum sekaligus memastikan aset dapat dikelola secara produktif untuk kepentingan bersama.
Dalam agenda reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VII tersebut, Ibas menekankan bahwa legalitas tanah merupakan fondasi penting agar lahan sosial dan keagamaan tidak memicu sengketa di masa depan. Ia menegaskan, tanah wakaf harus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Ibas: Tanah Wakaf Harus Bawa Manfaat
“Tanah wakaf harus membawa manfaat bagi banyak umat. Yang penting nilainya terus hidup dan bisa digunakan untuk kepentingan bersama serta kesejahteraan masyarakat, baik untuk pendidikan, tempat ibadah, maupun pemberdayaan desa,” ujar Ibas melalui keterangannya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini juga menyoroti pentingnya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Ibas menilai percepatan administrasi pertanahan melalui PTSL adalah instrumen nyata untuk menghadirkan keadilan reforma agraria bagi rakyat kecil.
“Kita ingin rakyat mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya. Percepatan administrasi lengkap dan PTSL ini dilakukan untuk menghadirkan keadilan land reform yang benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) atas kerja keras dalam menyisir legalitas tanah masyarakat hingga ke tingkat desa. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan DPR RI dalam mengawal program ini sangat krusial agar masyarakat mendapatkan hak administrasinya secara mudah dan merata.
Selain aspek legalitas, Ibas memandang sertifikasi tanah sebagai modal bagi masyarakat untuk lebih mandiri secara ekonomi. Ia mendorong warga Sukowetan untuk lebih kreatif dalam mengelola potensi desa guna menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
“Ketika masyarakat mandiri dan memiliki kepastian atas asetnya, maka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga akan semakin besar. Kita berharap masyarakat terus semangat dan produktif,” imbuh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.
