PALEMBANG – PT Hutama Karya (Persero) bersama Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, memastikan kesiapan operasional Ruas Tol Palembang–Betung yang akan dibuka fungsional mulai 13 Maret 2026. Pembukaan ini ditujukan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H.
Peninjauan lapangan telah dilakukan pada Selasa (10/3/2026) guna menjamin aspek keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan sebelum jalur ini resmi dioperasikan secara terbatas. Ruas yang akan difungsionalkan adalah segmen Keramasan hingga Pulau Rimau.
Hutama Karya menjadwalkan pengoperasian fungsional ini berlangsung dari 13 hingga 29 Maret 2026. Jalur ini diharapkan dapat memecah kepadatan lalu lintas di lintas utama Sumatra yang diprediksi akan meningkat tajam selama periode Idul Fitri.
Gubernur Herman Deru Sambut Baik
Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyambut baik langkah pengoperasian jalur tol tersebut. Menurutnya, kehadiran ruas ini akan menjadi solusi bagi mobilitas masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menyambut baik kesiapan operasional fungsional ini. Kehadiran ruas ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini,” ujar Herman melalui keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Mengingat statusnya yang masih fungsional, pengoperasian Tol Palembang–Betung akan diberlakukan secara terbatas. Jalur ini hanya akan dibuka setiap hari pada pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pembatasan waktu ini bertujuan untuk menjamin keamanan pengguna jalan, mengingat ketersediaan fasilitas pendukung yang belum sepenuhnya permanen.
Selain batasan waktu, kecepatan kendaraan juga dibatasi maksimal 50 km/jam. Akses ini pun hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil atau Golongan I.
Peninjauan kesiapan operasional tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Sumatra Selatan Irjen Sandi Nugroho dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis. Kehadiran mereka untuk memastikan aspek pengamanan di sepanjang jalur fungsional.
Komitmen Hutama Karya
Dalam kesempatan terpisah, Plh. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan bahwa pihaknya terus mematangkan persiapan teknis. Hal ini dilakukan agar perjalanan mudik masyarakat tahun ini lebih lancar dan aman.
Pengoperasian ruas ini merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya sebagai pengembang infrastruktur dalam mendukung konektivitas di wilayah Sumatra Selatan. Melalui pembukaan fungsional ini, diharapkan kemacetan yang kerap terjadi di jalur arteri dapat terurai secara signifikan selama puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026.
