TULUNGAGUNG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tulungagung, Jawa Timur, memicu terjadinya longsor di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo. Peristiwa ini mengakibatkan dinding rumah seorang warga jebol setelah diterjang material tanah dan bebatuan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang dilaporkan pada Jumat (3/4/2026) ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa longsor terjadi pada Kamis petang setelah hujan lebat berlangsung selama hampir tiga jam.
Dua Titik Longsor Teridentifikasi
Menurut Sudarmaji, terdapat dua titik longsor yang teridentifikasi di Desa Kradinan. Titik longsor pertama berada di tebing lokasi pembuangan tanah uruk milik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di RT 08 RW 05 Dusun Krajan. Longsoran di lokasi ini memiliki panjang sekitar 100 meter dan lebar 50 meter.
Sementara itu, titik longsor kedua terjadi di tebing setinggi 15 meter yang langsung menimpa rumah milik Sugiono di RT 01 RW 01 Dusun Krajan. Akibat kejadian tersebut, dinding rumah korban jebol karena tidak mampu menahan material longsor.
“Longsor terjadi dipicu oleh hujan lebat dan kontur tanah yang labil. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujar Sudarmaji, Jumat (3/4/2026).
Penanganan dan Imbauan Waspada
Petugas BPBD Tulungagung segera turun tangan melakukan asesmen di lokasi kejadian. Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi longsor susulan, petugas telah memasang terpal penahan di area yang rawan. Selain itu, kerja bakti bersama warga setempat juga dilakukan untuk membersihkan material longsor yang masuk ke dalam rumah korban.
“Jika terjadi hujan berpotensi terjadi longsor susulan. Kami sudah memasang terpal penahan, untuk mencegah longsor susulan,” tutur Sudarmaji.
BPBD Tulungagung juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pegunungan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk segera mengungsi apabila kondisi dirasa membahayakan saat hujan deras turun. “Kami mengimbau kepada warga agar selalu waspada jika terjadi longsor susulan,” pungkasnya.
