Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menggelar aksi peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia pada Sabtu (3/5/2026). Kegiatan yang berpusat di kawasan Titik Nol Tulungagung ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan edukasi publik mengenai pentingnya kebebasan pers.
Aksi dimulai dengan berkumpulnya para peserta di Titik Nol Tulungagung, dilanjutkan dengan menyapa pengunjung dan masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membawa sejumlah poster berisi pesan-pesan krusial terkait kebebasan pers dan independensi media.
Beberapa pesan yang disuarakan kepada masyarakat antara lain, “Kebebasan pers adalah napas demokrasi. Suara kebenaran tak boleh dibungkam!”, “Pers bebas, rakyat tahu. Informasi terbuka, negara maju”, serta “Pers yang bebas adalah benteng kuat melawan kesewenang-wenangan.”
Selain aksi edukasi langsung, kegiatan ini juga diisi dengan pembuatan video kampanye dan penyampaian narasi dari beberapa narasumber. Mereka membahas urgensi menjaga kebebasan pers di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.
Dandi, perwakilan HMPS Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa pers bukan hanya sekadar pemberi berita, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengawal kebenaran dan keadilan,” ujarnya.
Aksi berlangsung tertib dan berhasil menarik perhatian pengunjung di sekitar lokasi. Sejumlah masyarakat terlihat antusias membaca pesan-pesan yang dibagikan dan berdialog dengan peserta aksi mengenai peran pers dalam kehidupan demokrasi.
