Sejumlah peristiwa penting mewarnai pemberitaan di Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kenaikan harga emas Antam dan UBS menjadi sorotan, bersamaan dengan terungkapnya detail skandal narkoba yang melibatkan Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bergerak cepat menggelar gerakan pangan murah untuk menekan harga menjelang bulan Ramadhan.

Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,95 Juta per Gram

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk dilaporkan melonjak signifikan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia pada pukul 08.45 WIB, harga emas Antam naik Rp50.000 menjadi Rp2.954.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.904.000 per gram.

Kenaikan serupa juga terjadi pada jenis emas batangan lainnya. Emas UBS, yang dikutip dari laman Sahabat Pegadaian pada pukul 05.57 WIB, tercatat di angka Rp2.961.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 berada di level Rp2.938.000 per gram.

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Ungkap Kapolres Bima Kota Titip Koper Narkoba

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap detail baru terkait dugaan pidana narkoba yang menyeret Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro. Terungkap bahwa AKBP Didik Putra Kuncoro menitipkan satu koper berisi narkoba kepada mantan anak buahnya, Aipda Dianita Agustina.

Mabes Polri telah mengambil alih penanganan kasus ini untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan AKBP Didik Putra Kuncoro dalam tindak pidana narkoba tersebut.

Jelang Ramadhan 2026, Lombok Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengambil langkah antisipatif menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Pemkab setempat menggelar gerakan pangan murah dengan tujuan menekan potensi lonjakan harga pangan yang kerap terjadi saat momen tersebut.