Federasi Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Jakarta Bhayangkara Presisi untuk merekrut pemain asing berkelas dunia. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim milik Kepolisian RI tersebut di ajang AVC Champions League 2026.

Jakarta Bhayangkara Presisi telah berhasil mendatangkan sejumlah nama besar di kancah voli internasional, termasuk Robertlandy Simon dari Kuba, Noumory Keita dari Mali, Rok Mozic dari Slovenia, dan Bardia Saadat dari Iran. Keempat pemain ini dikenal memiliki reputasi tinggi, baik di level klub maupun tim nasional masing-masing.

Target Juara di Kandang Sendiri

Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Wakabid Binpres) PBVSI, Loudry Maspaitella, mengungkapkan bahwa publik memiliki harapan besar agar skuad asuhan Reidel Toiran ini dapat meraih gelar juara. Peluang tersebut dinilai semakin terbuka lebar mengingat Jakarta Bhayangkara Presisi akan berlaga di hadapan pendukung sendiri, tepatnya di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak.

“Pada awalnya kami melihat seperti Thailand dan Vietnam, jika ada turnamen antarklub walaupun membela klub mereka tetap menurunkan pemain-pemain yang biasa bermain di tim nasional,” ujar Loudry Maspaitella, yang lahir pada 17 September 1969, saat dihubungi JPNN.com pada Selasa (5/5).

Ia menambahkan, “Untuk itu kami pada awalnya berharap Bhayangkara Presisi bisa menjadi miniatur tim nasional, dengan ditambahkan bintang-bintang voli dunia tentu bisa menjadi juara.”

Dengan dukungan manajemen yang kuat, juara Proliga edisi 2024 dan 2025 ini menunjukkan kepercayaan diri tinggi dalam menghadapi AVC Champions League 2026. PBVSI menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung penuh Jakarta Bhayangkara Presisi dalam upaya mereka meraih prestasi tertinggi di kompetisi tingkat Asia tersebut.