Penyanyi Vidi Aldiano, yang meninggal dunia pada Sabtu (7/3) di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal, ternyata memiliki kedekatan spiritual dengan pendakwah Husein Ja’far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Ja’far. Habib Ja’far mengungkapkan bahwa Vidi kerap berkonsultasi mengenai agama dan pelaksanaan ibadah.
Hal tersebut disampaikan Habib Ja’far seusai menghadiri prosesi pemakaman jenazah Vidi di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi (8/3/2026). Ia menuturkan bahwa komunikasi antara dirinya dan Vidi telah terjalin cukup lama.
Konsultasi Ibadah di Tengah Sakit
Meskipun sudah lama tidak bertatap muka, Habib Ja’far menyebut Vidi sering menyampaikan pertanyaan melalui aplikasi WhatsApp. Belakangan, pertanyaan-pertanyaan Vidi banyak berpusat pada pelaksanaan ibadah dalam kondisi sakit.
“Kalau WhatsApp-an masih sering, dan semuanya, tidak pernah personal, tapi urusannya bertanya tentang berbagai hal soal ibadah,” kata Habib Ja’far kepada awak media seusai pemakaman.
Ia menambahkan, “Yang terakhir bertanya soal bagaimana keterbatasan Beliau untuk berwudu dan salat. Jadi, semua komunikasinya tentang bagaimana Beliau lebih memperbaiki diri, lebih meningkatkan ibadahnya, selalu tentang itu yang ditanyakan oleh Beliau.”
Meninggal di Bulan Suci Ramadhan
Habib Ja’far juga mendoakan kebaikan bagi Vidi Aldiano. Ia menyoroti waktu meninggalnya Vidi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan dan hari diturunkannya Al-Quran, yakni Nuzulul Quran pada 17 Ramadhan.
“Insya Allah sahabat kita, keluarga kita, Vidi Aldiano, dalam keadaan yang terbaik, karena di hari dan bulan yang terbaik, yaitu bulan suci Ramadhan, dan hari diturunkannya Al-Quran, yaitu Nuzulul Quran 17 Ramadhan,” ujarnya.
Menurut Habib Ja’far, banyak orang bersaksi tentang kebaikan Vidi. Dalam ajaran Islam, kesaksian baik dari banyak orang terhadap seseorang yang meninggal dunia merupakan doa yang baik bagi almarhum.
Selain itu, penyakit kanker ginjal yang diderita Vidi selama sekitar tujuh tahun juga dapat menjadi penggugur dosa-dosanya, terutama karena pelantun lagu “Nuansa Bening” itu menghadapinya tanpa banyak mengeluh.
“Justru semakin dekat kepada Allah, semakin banyak ibadahnya,” kata Habib Ja’far, menggambarkan bagaimana Vidi justru semakin mendekatkan diri kepada Tuhan di tengah perjuangannya.
Habib Ja’far mengajak masyarakat untuk mendoakan Vidi dan mengambil pelajaran dari kehidupannya. “Hadiah terbaik untuk Beliau adalah dua. Pertama, mendoakannya, dan yang kedua, kita memperbaiki diri agar ini menjadi pelajaran terbaik bagi kita semua,” pesannya.
Prosesi Pemakaman
Jenazah Vidi Aldiano, yang memiliki nama asli Oxavia Aldiano, dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Minggu pagi. Prosesi pemakaman suami dari aktris Sheila Dara itu berlangsung sekitar dua jam, berakhir pada pukul 10.00 WIB.
Sejumlah figur publik, termasuk artis, musisi, selebritas, dan pemengaruh, turut hadir dalam upacara pemakaman Vidi Aldiano, yang dikenal luas oleh kawan-kawannya sebagai “duta persahabatan”.
