Arus mudik di jalur arteri nasional Jawa Barat menuju Jawa Tengah, khususnya melalui Lingkar Gentong atas dan bawah di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, terpantau ramai lancar pada Senin (16/3/2026), atau H-6 menjelang Lebaran 1447 Hijriah. Meskipun demikian, pihak kepolisian memprediksi puncak kepadatan akan terjadi pada H-3 Lebaran.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, menyatakan bahwa hingga H-6, belum ada peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Kendaraan yang melintas dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah, maupun sebaliknya, melalui jalur Gentong menuju Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan seterusnya, masih bergerak lancar.
“Arus lalu lintas masih lancar dan belum ada volume kendaran dari arah Jabar melalui Lingkar Gentong atas. Akan tetapi, kenaikan volume kendaraan diprediksi H-3 sebelum lebaran 1447 hijriah dan petugas di Pos pengamanan Letter U Gentong, Kadipaten tetap berjaga,” ujar AKP Riki Kustiawan usai melakukan pengecekan di Terminal Indihiang, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, arus mudik yang melintasi Lingkar Gentong, baik dari Jakarta maupun Bandung, didominasi oleh sepeda motor dan mobil pribadi. Peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan terjadi pada Rabu dan Kamis, atau H-3 Lebaran.
AKP Riki juga mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di pos pengamanan. “Kendaraan yang melintas berada di Pos Pengamanan Letter U Lingkar Gentong, berbagai jenis kendaraan mulai bus, truk sembako, mobil pribadi, elf dan sepeda motor. Namun, pemudik yang melintas di wilayahnya tolong jangan segan untuk menggunakan fasilitas pos pelayanan sebagai fasilitas istirahat, jika mengalami kelelahan,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pemudik untuk memastikan kondisi fisik tetap fit dan prima sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, pengecekan kelayakan kendaraan juga menjadi hal krusial demi keselamatan. “Kami mengimbau agar pengendara untuk tidak menggunakan alat komunikasi yakni Hp saat mengendarai kendaraan dan juga mereka jangan segan untuk menggunakan fasilitas pos pelayanan sebagai fasilitas istirahat, jika dalam kondisi ngantuk bisa beristirahat. Petugas lalu lintas juga tetap melakukan pengaturan berada di beberapa titik yang dapat menyebabkan kemacetan,” pungkasnya.
