Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung kasus stunting di Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Selasa (4/3/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Iqbal didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta Agathia M. Iqbal, Bupati Bima Ady Mahyudi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Fahrurahman, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Camat Bolo, dan Kepala Desa Nggembe.

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur, secara langsung mengunjungi dua rumah balita yang terdampak stunting. Mereka adalah Dzakir Alwijaya (16 bulan) di RT 11/02 Dusun Kampung dan M. Zafir Muhtar (12 bulan) di RT 05/02 Desa Nggembe. Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan paket Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) kepada keluarga balita sebagai bentuk intervensi pemenuhan gizi.

Gubernur Iqbal menekankan pentingnya perhatian orang tua terhadap asupan nutrisi anak dan kebersihan lingkungan rumah. “Anak usia satu tahun harus tetap diberikan susu, ditambah telur sebagai sumber protein, serta dijaga kebersihan rumah dan lingkungan agar tumbuh sehat dan kuat,” ujarnya.

Selain meninjau rumah sasaran stunting, rombongan juga memantau pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) bagi anak-anak di PAUD Meci Angi. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan perlindungan kesehatan anak sejak usia dini.

Gubernur menyatakan, penanganan stunting memerlukan intervensi terpadu yang mencakup pemenuhan gizi, sanitasi, hingga edukasi keluarga. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah dan tenaga kesehatan untuk memperkuat pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting.

Kunjungan ini menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Bima dalam mempercepat penurunan stunting serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

sumber gambar: gesit.id