berkekuatan Magnitudo 3.3 mengguncang wilayah , Papua, pada Jumat, 20 Februari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa guncangan tersebut terjadi pada pukul 08.45 WIT dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Detail Gempa dan Analisis BMKG

Menurut data yang dirilis BMKG, pusat gempa berada di darat, sekitar 30 kilometer barat laut Intan Jaya, pada kedalaman dangkal 10 kilometer. Lokasi episenter tepatnya berada pada koordinat 3.50 Lintang Selatan dan 136.75 Bujur Timur. Meskipun magnitudo tergolong kecil, getaran gempa dirasakan oleh sebagian masyarakat di sekitar pusat gempa, terutama di wilayah Sugapa dan sekitarnya, dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya menyatakan, “Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal di wilayah Intan Jaya. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, serta memastikan informasi hanya dari sumber resmi BMKG.” Belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa ini.

Kondisi Wilayah dan Imbauan Kewaspadaan

Intan Jaya dan sebagian besar wilayah Papua memang dikenal sebagai daerah yang rawan gempa bumi karena berada di zona pertemuan lempeng tektonik aktif. Aktivitas sesar-sesar lokal di daratan Papua seringkali memicu gempa dengan magnitudo bervariasi. Oleh karena itu, edukasi dan mitigasi bencana gempa bumi menjadi sangat penting bagi masyarakat setempat.

Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Intan Jaya telah mengimbau warga untuk selalu waspada dan memahami langkah-langkah evakuasi mandiri jika terjadi gempa susulan. Masyarakat juga diminta untuk memeriksa kondisi rumah masing-masing pascagempa untuk memastikan tidak ada keretakan atau kerusakan struktural yang membahayakan.