Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, dipastikan absen mendampingi tim dalam dua pertandingan krusial Super League 2025/2026. Meski demikian, pemain Persib Frans Putros menegaskan bahwa absennya sang pelatih tidak akan memengaruhi kesiapan tim dalam menghadapi laga-laga penentu juara musim ini.

Hodak harus menjalani sanksi akumulasi kartu, yang membuatnya tidak dapat memimpin Maung Bandung dari pinggir lapangan. Hukuman ini berlaku untuk pertandingan melawan PSM Makassar yang telah berlangsung pada Minggu malam (17/5) di Stadion Gelora BJ Habibie, serta laga kandang kontra Persijap Jepara pada Sabtu (23/5) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Menanggapi situasi ini, Frans Putros menyampaikan keyakinannya terhadap persiapan tim. “Tidak, kami sudah menghabiskan satu minggu ini untuk bersiap, dan saya pikir semua pemain sekarang tahu apa yang harus dilakukan, tahu taktik untuk nanti dan segalanya. Bagi saya itu tidak akan menjadi masalah,” ujar Putros, seperti dikutip dari laman resmi Persib, Senin (18/5).

Dalam dua pertandingan yang dianggap sebagai final ini, tugas memimpin tim akan diemban oleh asisten pelatih Igor Tolic. Ini bukan kali pertama Tolic mengambil alih peran tersebut; sebelumnya ia juga pernah mendampingi Persib saat berhadapan dengan Malut United dan Madura United.

Dua laga sisa ini sangat vital bagi Persib untuk meraih gelar juara musim ini. Mereka saat ini bersaing ketat dengan Borneo FC, yang sama-sama mengoleksi 75 poin. Tolic menekankan pentingnya perjuangan hingga akhir. “Tidak banyak yang bisa saya sampaikan. Kami sudah berada di periode akhir. Kini kami punya dua laga sisa, kami berjuang sampai akhir. Kami harus tampil habis-habisan, memenangkan kedua pertandingan sisa dan akan menyelesaikan musim ini dengan cara terbaik,” ungkap Tolic.