Harapan Borneo FC untuk meraih gelar juara BRI Super League 2025/26 semakin menipis setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat bertandang ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-33. Hasil ini membuat tim berjuluk Pesut Etam tersebut kini tertinggal dua poin dari Persib Bandung yang masih kokoh di puncak klasemen.

Dengan satu pertandingan tersisa, langkah Borneo FC menjadi sangat rumit. Mereka tidak hanya wajib memenangkan laga terakhir, tetapi juga harus berharap Persib terpeleset di pertandingan pamungkasnya. Situasi ini menempatkan Borneo FC dalam posisi yang sangat sulit dalam perburuan gelar.

Fabio Lefundes Belum Menyerah

Meski dihadapkan pada skenario yang berat, Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa timnya belum menyerah. Ia masih percaya bahwa segala kemungkinan bisa terjadi hingga akhir musim.

“Situasi kami memang sekarang menjadi lebih sulit. Namun, peluang itu belum benar-benar tertutup karena perjalanan musim ini juga belum selesai,” ucap Lefundes.

Pelatih asal Brasil itu mengakui bahwa hasil imbang melawan Persijap menjadi pukulan telak bagi anak asuhnya. Ironisnya, tim yang baru saja menahan imbang Borneo FC, Persijap Jepara, kini justru menjadi harapan terakhir Pesut Etam untuk menggagalkan langkah Persib menuju tangga juara.

Peluang juara memang makin tipis, tetapi Borneo FC masih memegang keyakinan akan adanya keajaiban. Fabio Lefundes secara terang-terangan menanti bantuan dari Persijap untuk menjaga asa mereka tetap hidup.