Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, menegaskan bahwa timnya belum menyerah dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/26, meskipun peluang untuk menjadi juara telah tertutup. Ia menyerukan kebangkitan Macan Kemayoran di dua pertandingan tersisa setelah hasil mengecewakan melawan Persib Bandung.

Calonego mengakui bahwa kekalahan dari Persib Bandung meninggalkan rasa kecewa yang mendalam di dalam tim. Namun, pemain asal Brasil ini menekankan pentingnya untuk tidak berlarut-larut dalam penyesalan. Menurutnya, perjalanan satu musim kompetisi tidak hanya ditentukan oleh satu hasil pertandingan saja.

Karakter Tim Teruji di Tengah Tekanan

“Yang benar-benar menunjukkan siapa kami ialah kerja keras yang dilakukan setiap hari serta karakter yang kami miliki,” ujar Calonego, menyoroti pentingnya etos kerja dan mentalitas tim. Ia menambahkan bahwa karakter sejati sebuah tim justru terlihat dari cara mereka merespons kegagalan dan kembali berdiri menghadapi tekanan.

Calonego juga menyampaikan pesan emosional kepada rekan-rekannya. “Rasa sakit itu wajar karena hanya mereka yang benar-benar peduli yang bisa merasakannya,” katanya. Ia melanjutkan, “Namun, klub besar tidak hanya dikenang lewat trofi, tetapi juga melalui kemampuan mereka bangkit setelah terjatuh.”

Fabio Calonego pun meminta seluruh elemen tim, mulai dari pemain hingga staf pelatih, untuk kembali memusatkan perhatian penuh pada dua laga terakhir musim ini. Pesan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat juang tim dan Jakmania untuk menutup musim dengan kepala tegak.