Erin Taulany akhirnya buka suara mengenai alasan di balik kemarahannya yang memuncak terhadap mantan asisten rumah tangga (ART) berinisial H. Ia merasa privasi anak-anaknya telah dilanggar secara keterlaluan demi kepentingan konten di media sosial oleh orang yang seharusnya dipercaya di dalam rumah.

Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menunjukkan bukti konkret berupa unggahan di Facebook yang menampilkan wajah Kenzy, putra Erin, tanpa izin di akun milik H. Unggahan tersebut dinilai sangat merendahkan martabat keluarga besar kliennya karena disertai narasi yang tidak pantas.

Mantan ART Sebut Putra Erin ‘Suami’

“Fotonya diupload di social media, di Facebook tanpa izin dan hak. Lalu juga dengan caption, ‘Nemenin suamiku masak dulu, abis cukur rambutnya aw gantengnya maksimal’,” ujar Sunan Kalijaga sembari memperlihatkan bukti, Jumat (8/5/2026).

Pihak Erin mempertanyakan kewarasan narasi tersebut, mengingat H mengklaim anak majikan sebagai suami pemilik akun. Sunan bahkan bertanya retoris apakah putra kliennya benar-benar suami dari oknum asisten rumah tangga tersebut.

Selain soal Kenzy, ART H juga kedapatan sering menggunakan pakaian pribadi milik putri terkecil Erin, Lova. H dengan sengaja memakai baju anak tersebut untuk berpose dan mengunggahnya ke jagat maya tanpa permisi.

Dampak Psikologis pada Anak-anak Erin

Sunan membela tindakan Erin yang meledak, menurutnya itu adalah reaksi alamiah seorang ibu untuk melindungi buah hatinya. Akibat ulah sang ART, anak-anak Erin merasa sangat tidak nyaman karena privasi mereka disebar saat sedang menggunakan pakaian rumah.

Erin menyebut Kenzy merasa heran dan kesal karena kehidupan pribadinya bisa bocor ke publik lewat tindakan pekerja di rumahnya sendiri. Suasana di rumah sempat memanas karena anak-anak Erin terpukul melihat sang ibu dihujat netizen akibat keriuhan yang dibuat oleh H.

“Ya anak saya cuma bisa nangis,” ucap mantan istri Andre Taulany itu dengan nada sedih saat menceritakan beban psikologis yang harus ditanggung keluarganya.

Dampak lainnya, baju milik Lova yang pernah dipakai oleh H kini sudah tidak ingin digunakan lagi oleh sang putri. Erin menjelaskan bahwa sang anak baru mengetahui kejadian pelecehan privasi tersebut setelah semuanya terbongkar dan menjadi ramai.

Diketahui bahwa H baru bekerja selama tiga minggu di kediaman Erin, namun sudah sering menunjukkan perilaku yang mengganggu kenyamanan. Ia dianggap terlalu terobsesi meminta foto dan bertindak di luar batas sopan santun sebagai pekerja rumah tangga profesional.