Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, mengalami insiden menegangkan saat membela Cremonese melawan Inter Milan dalam lanjutan Serie A. Ia dikabarkan terkena lemparan flare dari penonton yang mengakibatkan telinga kanannya sempat tidak bisa mendengar.

Peristiwa nahas itu terjadi di Stadion Giovanni Zhi pada Senin (2/2/2026) dini hari waktu Indonesia. Emil Audero, yang tampil sebagai starter di bawah mistar gawang Cremonese, tiba-tiba terjatuh pada awal babak kedua.

Insiden Lemparan Flare

Sebuah flare dilempar oleh suporter yang menempati tribun utara ke dalam lapangan. Benda piroteknik tersebut kemudian meledak di area kotak penalti, persis di dekat posisi Emil Audero berdiri. Kiper berdarah Indonesia-Italia itu pun jatuh tersungkur, dan pertandingan seketika dihentikan.

Para pemain di lapangan segera menghentikan aksi mereka begitu menyadari Emil terjatuh. Tim medis langsung masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan kepada Emil yang tampak terkejut. Rekan-rekan setimnya di Cremonese juga segera menghampiri sang penjaga gawang.

Laporan dari media setempat menyebutkan bahwa Emil Audero mengalami luka di kaki kanan. Namun, yang lebih mengkhawatirkan, ia sempat memberi tahu staf medis bahwa telinga kanannya tidak bisa mendengar akibat ledakan flare tersebut.

Saat Emil masih menjalani perawatan, pelatih dan para pemain Inter Milan terlihat berupaya menenangkan suporter mereka agar tetap tertib dan tidak mengulangi insiden serupa. Setelah mendapat penanganan, Emil Audero menunjukkan profesionalismenya dengan melanjutkan pertandingan dan kembali menjaga gawang Cremonese hingga laga berakhir.

Hasil Pertandingan

Dalam laga tersebut, Cremonese harus mengakui keunggulan Inter Milan dengan skor akhir 0-2. Gawang Emil Audero dibobol oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski pada babak pertama. Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A, sementara Cremonese masih tertahan di papan bawah.