Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, menyatakan kegembiraannya bisa kembali memperkuat Skuad Garuda setelah absen cukup lama. Pemain Ipswich Town ini menjadi bagian dari 23 nama yang dipanggil untuk mengikuti FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Baggott secara khusus menyoroti kehadiran pelatih baru, John Herdman, yang dinilainya membawa energi dan semangat tim yang baru.

Elkan Baggott: “Sangat Senang Kembali Bela Negara”

“Yang pertama, saya sangat senang bisa kembali membela negara saya lagi,” tutur Elkan Baggott dalam konferensi pers di SUGBK, Kamis (26/3/2026).

Ia menambahkan, Herdman telah membawa dampak positif yang signifikan. “Pesan untuk Coach John, ia membawa energi yang baru dan semangat tim kepada kami, dan kami tak sabar bermain di depan kalian semua besok,” lanjut Baggott, menunjukkan antusiasmenya terhadap era kepelatihan baru.

Kembalinya Baggott menandai penampilan pertamanya di timnas setelah terakhir kali bermain pada tahun 2024.

Peningkatan Standar dan Kualitas Pemain Timnas

Elkan Baggott juga mengamati adanya perbedaan signifikan dalam standar dan kualitas pemain Timnas Indonesia saat ini dibandingkan dua tahun lalu. Menurutnya, banyak pemain yang kini berkompetisi di Eropa dan liga-liga top, sehingga membawa standar permainan yang lebih tinggi ke dalam skuad Garuda.

“Perbedaan terbesar saat ini ketimbang saat saya bermain dua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain,” ungkap pemain berusia 23 tahun tersebut.

Ia melanjutkan, “Saya pikir banyak pemain yang bermain di Eropa dan di liga top, dan pemain yang datang ke sini memiliki standar yang tinggi, saya juga melihat kebersamaan dan semangat tim menjadi lebih tinggi ketimbang sebelumnya.”

Dampak Positif John Herdman dan Debut FIFA Series 2026

Selain peningkatan kualitas pemain, Baggott juga merasakan dampak positif dari kedatangan pelatih kepala John Herdman. Ia menilai pelatih asal Inggris tersebut berhasil memberikan tambahan energi dan mentalitas yang berbeda bagi tim. Herdman sendiri telah resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada awal tahun ini.

“Saya pikir itu adalah hal berbeda yang saya lihat antara sekarang dan sebelumnya,” ujar Baggott, merujuk pada pengaruh kepelatihan Herdman.

Herdman, yang memiliki rekam jejak melatih Timnas Kanada dan Timnas Putri Selandia Baru, diketahui membawa tim kepelatihan yang solid, termasuk asisten pelatih dengan spesialisasi berbeda seperti Elliot Dickman untuk penyerangan dan Steven Vitoria untuk pertahanan.

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia bertepatan dengan debut pelatih John Herdman di ajang FIFA Series 2026. Turnamen persahabatan ini akan menjadi panggung pertama bagi Herdman untuk menguji pasukannya melawan tim-tim dari konfederasi lain. Pertandingan pertama Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts and Nevis di SUGBK pada Jumat (27/3/2026).

Herdman sendiri telah menunjukkan antusiasmenya dalam memimpin latihan perdana Timnas Indonesia pada Selasa (24/3/2026). Ia merasakan intensitas serta kebanggaan para pemain, dan mengapresiasi kesempatan bermain di FIFA Series 2026 yang dianggapnya fantastis untuk perkembangan sepak bola Indonesia dan pengalaman berharga bagi para pemain.

Situasi Klub dan Harapan ke Depan

Meskipun memiliki menit bermain yang terbatas di klubnya, Ipswich Town, musim ini, Elkan Baggott tetap dipanggil memperkuat Timnas Indonesia. Pelatih Ipswich, Kieran McKenna, bahkan sempat menyebut Baggott sangat dekat untuk menjadi starter di tim utama.

Kepercayaan ini tampaknya menular ke tim nasional, di mana Baggott siap memberikan kontribusi maksimal. Kehadiran Baggott menambah opsi di lini pertahanan Timnas Indonesia yang sebelumnya telah memiliki fondasi solid dengan trio Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner. Dengan kembalinya Baggott, persaingan di lini belakang semakin terbuka, memberikan fleksibilitas bagi pelatih John Herdman dalam meracik strategi terbaik untuk menghadapi lawan-lawannya di FIFA Series 2026.