Suasana duka mendalam menyelimuti Barak C Kompleks Asrama Batalyon Infantri 113/Jaya Sakti, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Selasa (31/3/2026). Istri almarhum Praka Farizal Rhomadhon, Fafa Nur Azila, dilaporkan masih dalam kondisi syok berat setelah menerima kabar gugurnya sang suami.

Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan di Pos United Nations Interim Force in Libanon (UNIFIL) di Lebanon. Gugurnya prajurit terbaik bangsa ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga di Bireuen, tetapi juga bagi korps keprajuritan Indonesia.

Kondisi Istri dan Suasana Duka

Fafa Nur Azila hingga kini belum dapat ditemui secara bebas oleh para pelayat, mengingat kondisi kesehatannya yang belum stabil dan memerlukan istirahat total di bawah pengawasan keluarga serta kerabat dekat.

Pantauan di lokasi menunjukkan tenda dan deretan kursi telah terpasang rapi di depan rumah duka. Kerabat, tetangga, dan tamu terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir serta mengirimkan doa bagi almarhum Praka Farizal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Fafa belum bisa diajak berinteraksi maupun berkomunikasi secara normal. Beberapa kerabat serta istri dari komandan satuan almarhum yang datang berkunjung hanya bisa memantau kondisi Fafa dari jauh, demi memastikan kesehatannya tidak semakin menurun.