PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Terbaru, perusahaan tersebut menyelenggarakan serangkaian pelatihan inovatif bagi para guru, mencakup kecerdasan buatan (AI), plugged coding, unplugged coding, dan growth mindset.

Pada Kamis, 19 Februari 2026, DSLNG menggelar Pelatihan Plugged Coding secara daring yang diikuti oleh 16 guru dari delapan sekolah dasar (SD) di wilayah Kecamatan Batui, Kintom, dan Nambo. Plugged coding merupakan metode pembelajaran pemrograman yang memanfaatkan perangkat keras dan teknologi digital seperti komputer atau tablet, dengan fokus pada praktik langsung untuk menulis, menguji, dan melihat hasil kode secara interaktif.

Pelatihan ini adalah bagian dari rangkaian Kelas Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) untuk Komunitas Guru Penggerak dan delapan sekolah dampingan DSLNG di tiga kecamatan tersebut. Rangkaian kelas yang dimulai sejak Januari 2026 ini dilatih oleh Noviya, S.Pd., seorang Trainer AI Assemblr EDU.

Sesi kelima dari enam sesi pelatihan daring tentang koding ini berfokus pada “Pemanfaatan Media Mengajar Melalui Visual Coding dengan Obyek 3 Dimensi”. Sebelumnya, beberapa sesi telah dilaksanakan:

  • “Pembelajaran Berbasis AI Untuk Guru Penggerak” pada 14 Januari 2026.
  • “Membuat Media Pembelajaran dengan Fitur Interactivity Kecerdasan Buatan” pada 21 Januari 2026.
  • “Flash Card Cerdas: Belajar Lebih Seru dengan Augmented Reality” pada 4 Februari 2026.
  • “Visual Coding Untuk Edukator Modern” pada 11 Februari 2026.

Sesi terakhir, “Membuat Pembelajaran Berbasis 3 Dimensi Menggunakan AI”, dijadwalkan pada 26 Februari 2026. Melalui pelatihan ini, sejumlah guru peserta telah berhasil mengimplementasikan pendekatan AI dalam berbagai mata pelajaran, termasuk matematika, Ilmu Pengetahuan Alam Sosial (IPAS), dan Pendidikan Jasmani dan Olahraga (PJOK).

Selain pelatihan daring, DSLNG juga mengadakan pelatihan tatap muka tentang Unplugged Coding (Koding Tanpa Layar) dan Growth Mindset. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 dan 22 Desember 2025 lalu, diikuti oleh 48 guru sekolah dasar dari delapan sekolah dampingan di Kecamatan Kintom dan Batui.

Coding Unplugged adalah metode pengajaran konsep dasar ilmu komputer dan logika pemrograman tanpa perangkat elektronik, melainkan menggunakan permainan fisik, papan, kertas, atau benda sekitar. Sementara itu, pelatihan Growth Mindset bertujuan menanamkan pola pikir bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui usaha, dedikasi, dan pembelajaran dari kesalahan.

Program pengembangan sekolah ini merupakan hasil kerja sama antara DSLNG, Komunitas Guru Penggerak, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas guru agar mampu beradaptasi dengan pendekatan pembelajaran mendalam dan perkembangan teknologi digital.

CSR Analyst DSLNG, Didit Susiyanto, menegaskan komitmen perusahaan. “Perusahaan berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di tiga kecamatan melalui penguatan kapasitas guru dan sekolah, sejalan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya tentang pendidikan berkualitas, inklusif, dan merata,” ujarnya.

Didit menambahkan bahwa pelatihan pengajaran AI ini merupakan yang pertama kalinya diterapkan untuk tenaga pendidik di level Sekolah Dasar. “Saat ini, apa yang didapatkan para guru dari pelatihan yang diadakan, telah diterapkan di kelas-kelas SD di delapan sekolah dampingan DSLNG,” imbuhnya.

Senada, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Syamsul Bahri Lanta, memberikan apresiasi. “Kami sangat mengapresiasi komitmen DSLNG yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga melakukan pendampingan berkelanjutan,” ungkap Syamsul.