Persik Kediri berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan Bali United dengan skor tipis 3-2 dalam lanjutan Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya pada Jumat (30/1/2026) ini diwarnai drama lima gol, di mana Macan Putih sempat unggul jauh sebelum Bali United memperkecil ketertinggalan.

Babak Pertama Penuh Kejutan

Memulai pertandingan, Persik Kediri tampil dengan pendekatan hati-hati. Kehadiran sejumlah pemain baru di skuad tuan rumah membuat adaptasi tim masih terlihat, yang berakibat pada beberapa kali lini pertahanan mereka sempat kerepotan menghadapi gempuran Bali United.

Tekanan tim tamu akhirnya berbuah hasil pada menit ke-23. Bali United unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Firli yang salah mengantisipasi bola hasil sepakan keras Boris Kopitovic.

Tertinggal satu gol, Persik Kediri langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan beruntun mulai merepotkan lini belakang Bali United. Peluang sempat hadir pada menit ke-29 melalui sepakan Luna, namun bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang Mike Hauptmeijer.

Gol penyama kedudukan Persik Kediri akhirnya tercipta pada menit ke-39. Jose Enrique sukses memanfaatkan blunder Kadek Arek dan menaklukkan kiper Bali United untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum Persik Kediri berlanjut. Pada menit ke-40, kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, kembali melakukan kesalahan fatal saat melakukan tendangan gawang. Bola berhasil direbut Jon Toral yang dengan cerdik memberikan umpan kepada Jose Enrique untuk mencetak gol keduanya. Meski sempat menuai protes dari pemain Bali United, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Unggul 2-1, Persik Kediri terus menekan. Di penghujung babak pertama, pemain anyar Luna mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Wigi. Skor 3-1 pun menutup jalannya babak pertama, memberikan keunggulan signifikan bagi Macan Putih.

Babak Kedua yang Penuh Tekanan

Memasuki babak kedua, Persik Kediri berupaya menambah keunggulan. Pelatih Marcos Reina melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Bayu Otto untuk menambah daya gedor tim. Sejumlah peluang tercipta, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat Persik gagal menambah pundi-pundi gol.

Sebaliknya, Bali United mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69 melalui gol Vitor Silva. Gol tersebut membuat tensi pertandingan meningkat drastis, dengan kedua tim saling jual beli serangan.

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persik Kediri akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 3-2 atas Bali United, mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.