Kapten Persita Tangerang, Muhammad Toha, secara resmi mengakhiri pengabdiannya bersama Pendekar Cisadane. Bek kanan berusia 28 tahun ini memutuskan untuk memulai babak baru dalam kariernya dengan bergabung ke klub Liga Super Malaysia, DPMM FC.
Kepindahan Toha ini sontak menyita perhatian publik sepak bola, mengingat ia datang ke klub asal Brunei Darussalam tersebut tak lama setelah DPMM FC melepas striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta. Pengumuman perekrutan Toha disampaikan oleh DPMM FC pada Kamis, 14 Mei 2026.
Klub peserta Liga Super Malaysia itu secara terang-terangan menaruh harapan besar kepada Toha, yang selama ini dikenal sebagai sosok pemimpin di ruang ganti Persita Tangerang. Dalam pernyataan resminya, DPMM FC mengonfirmasi, “Muhammad Toha akan bergabung dengan DPMM FC untuk musim Liga Super Malaysia 2026/2027 mendatang. Selama ini dia menjabat sebagai kapten Persita Tangerang FC.”
Langkah ini menjadi keputusan paling berani dalam perjalanan karier Toha. Setelah hampir satu dekade mengabdi untuk Persita sejak tahun 2017, pemain kelahiran Bontang itu akhirnya memilih keluar dari zona nyamannya demi menjajal kerasnya persaingan di kancah sepak bola luar negeri.
Namun, Toha dipastikan tidak akan memiliki jalan yang mudah di DPMM FC. Ia langsung dihadapkan pada persaingan sengit untuk memperebutkan posisi bek kanan utama. Dua nama yang akan menjadi pesaing utamanya adalah pemain Timnas Brunei, Yura Indera Putera, yang musim lalu tampil dalam 23 pertandingan, serta Declan Lambert.
Lambert merupakan eks pemain KL City berdarah Australia yang juga telah mengoleksi caps bersama Timnas Malaysia. DPMM FC menambahkan, “Pada musim mendatang, dia akan bersaing memperebutkan posisi bek kanan bersama Yura Indera Putera serta pemain baru yang menjanjikan, mantan pemain KL City Declan Lambert.”
Keputusan Muhammad Toha untuk berlabuh ke DPMM FC menandai era baru dalam kariernya, sekaligus menjadi sorotan setelah kepergian Ramadhan Sananta dari klub yang sama.
