DIREKTORAT Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan tujuh kapal untuk mengawal prosesi penyeberangan ribuan peziarah dalam rangkaian tradisi Semana Santa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan umat yang melintasi jalur laut menuju titik-titik ziarah penting.
Fokus pengamanan dipusatkan pada jalur penyeberangan krusial dari Pantai Palo menuju Pantai Wure di Pulau Adonara. Jalur ini merupakan akses vital bagi umat yang hendak menuju Kapela Desa Wure, Adonara Barat, sebagai bagian tak terpisahkan dari ritual keagamaan tahunan tersebut.
Personel dan Alat Keselamatan Disiagakan
Sejak pukul 07.00 WITA pada Jumat (3/4), sebanyak 12 personel khusus Ditpolairud Polda NTT telah disiagakan di lokasi. Selain kapal patroli, petugas juga mengoperasikan dua perahu karet (rubber boat) yang dilengkapi dengan peralatan keselamatan standar seperti jaket pelampung (life jacket) dan pelampung penyelamat (life buoy).
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, menjelaskan bahwa kehadiran personel di perairan bertujuan untuk memastikan seluruh prosesi penyeberangan berjalan tanpa kendala teknis maupun gangguan keamanan.
“Personel kami ditempatkan untuk memastikan seluruh peziarah yang menyeberang dari Pantai Palo menuju Wure dapat tiba dengan selamat. Kami juga siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan,” ujar Kombes Henry Novika Chandra, Jumat (3/4).
Pengaturan Arus Penumpang dan Imbauan Keselamatan
Selain melakukan patroli di perairan, petugas di lapangan turut membantu mengatur proses naik dan turunnya penumpang pada perahu-perahu motor milik warga. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan massa di dermaga serta memastikan kapasitas muatan kapal tetap terjaga demi keselamatan peziarah.
Polda NTT juga mengeluarkan imbauan tegas kepada para operator perahu dan peziarah untuk selalu mematuhi standar keselamatan pelayaran. Penggunaan pelampung selama perjalanan di laut menjadi syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan.
Kombes Henry Novika Chandra menekankan bahwa penyeberangan Pantai Palo-Wure merupakan salah satu titik paling krusial dalam tradisi Semana Santa. Arus laut yang dinamis di selat ini menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengimbau agar seluruh peziarah mengikuti arahan petugas dan memperhatikan faktor keselamatan. Keselamatan umat menjadi prioritas utama dalam pengamanan Semana Santa tahun ini,” pungkasnya.
Tradisi Semana Santa di Flores Timur sendiri merupakan warisan religi yang telah berusia ratusan tahun, menarik ribuan peziarah baik dari dalam maupun luar negeri untuk mengikuti prosesi sakral di Kota Reinha Rosari tersebut.
