Mataram, CNN Indonesia — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram tengah mempercepat proses pengisian jabatan kepala sekolah definitif di puluhan sekolah. Kekosongan ini terjadi di berbagai jenjang, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), dan diharapkan rampung pada akhir tahun 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf, mengungkapkan bahwa saat ini ada 48 calon kepala sekolah yang sedang menjalani pelatihan. “Sekarang ada 48 orang (yang sedang memprebutkan posisi kepsek). Kami latih di BGTK (Balai Guru dan Tenaga Kependidikan),” ujar Yusuf saat dikonfirmasi pada Minggu (21/12/2025).

Yusuf menjelaskan, anggaran untuk kegiatan pelatihan calon kepala sekolah telah dialokasikan oleh Disdik Kota Mataram. Surat pengajuan pelatihan tersebut juga telah diajukan ke Direktorat KSPS dengan tembusan kepada UPT terkait.

Proses seleksi telah memasuki tahap wawancara. “Kemarin sudah selesai wawancara, dan nanti akan kita ranking. Setelah itu, baru kita usulkan ke Pak Wali Kota,” tambah Yusuf. Hasil pemeringkatan ini akan menjadi dasar pengusulan calon kepala sekolah definitif untuk mengisi jabatan yang saat ini masih kosong.

Menurut Yusuf, Disdik Kota Mataram membutuhkan setidaknya 31 kepala sekolah definitif untuk mengisi kekosongan jabatan yang sudah berlangsung cukup lama. “31 orang. Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa (rampung),” terangnya.

Sebagai informasi, saat ini jabatan kepala sekolah di sejumlah sekolah masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Kekosongan jabatan terbanyak berasal dari jenjang SMP, di antaranya di SMPN 2 Mataram dan SMPN 6 Mataram, serta SDN 2 Cakranegara.