Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat telah merampungkan pemasangan 14.000 alat penerangan jalan (APJ) di ruas jalan provinsi. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026, dengan beberapa titik APJ kini dilengkapi teknologi Light Control Unit (LCU) yang memungkinkan pengaturan lampu secara pintar dan pemantauan jarak jauh.

Teknologi Pintar untuk Penerangan Jalan

Kepala Dishub Jawa Barat, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa teknologi LCU memberikan kemampuan untuk menyalakan, mematikan, atau meredupkan lampu dari jarak jauh. Selain itu, sistem ini juga mempermudah pemantauan konsumsi energi, yang berkontribusi pada efisiensi operasional. Pernyataan ini disampaikan Dhani Gumelar bersama jajarannya di Kompleks Dishub Jabar, Kabupaten Bandung, pada Senin (9/3/2026).

Tim Reaksi Cepat dan Peran Masyarakat

Untuk menjaga optimalisasi fungsi APJ, Dishub Jawa Barat juga membentuk empat tim Unit Reaksi Cepat (URC). Tim-tim ini bertugas memantau kondisi APJ di lapangan dan siap menanggapi aduan masyarakat terkait kerusakan atau masalah penerangan jalan.

“Tim URC siap menanggapi aduan masyarakat dan memastikan lampu jalan berfungsi optimal,” ujar Dhani Gumelar.

Masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan kerusakan melalui hotline Dishub Jabar atau kanal media sosial resmi seperti Instagram Dishub Jabar. Kolaborasi antara Dishub Jabar dan masyarakat diharapkan mempercepat penanganan setiap kerusakan, sehingga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari selama arus mudik dan balik Lebaran, dapat terus terjaga.

“Dishub Jabar berkomitmen terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan keselamatan lalu lintas di Jawa Barat,” pungkas Dhani.