Tumpukan sampah terlihat memenuhi parit di kawasan Jalan Tanjung Dako, tepatnya di depan kantor LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, Kota Palu. Kondisi ini tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap yang dikeluhkan warga.

Salah seorang mahasiswa, Della, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut setiap kali melintas di lokasi. “Setiap saya lewat, sampahnya mengganggu pemandangan dan baunya sangat tidak enak,” katanya di Palu, Rabu (13/5/2026).

Sampah yang menumpuk diduga sudah lama tidak dibersihkan. Akibatnya, parit menjadi dangkal dan memperparah masalah kebersihan di area tersebut.

Sementara itu, warga Jalan Tanjung Dako lainnya, Andri, menyoroti kurangnya kesadaran masyarakat sebagai salah satu penyebab utama penumpukan sampah di parit. “Masih ada beberapa masyarakat yang membuang sampah di parit, sehingga sampah terus menumpuk dan parit menjadi dangkal,” ujarnya.

Andri berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan saluran drainase secara rutin serta menambah fasilitas tempat sampah. Hal ini diharapkan dapat mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan.