TNI Angkatan Darat (AD) mengerahkan personelnya untuk membersihkan dan memperbaiki fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana banjir di wilayah Aceh. Upaya ini difokuskan pada pemulihan pascabencana, salah satunya di SD Negeri 11 Pegasing, Desa Tebuk, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, saat dikonfirmasi di Jakarta pada Senin (27/1/2026), menyatakan bahwa pengerahan personel ini merupakan bagian dari langkah TNI AD untuk memulihkan wilayah Aceh pascabencana.
Pembersihan Fasilitas Pendidikan dan Umum
“Pihak TNI AD mengerahkan personel dari Kodim 0106/Aceh Tengah melaksanakan pembersihan lanjutan fasilitas pendidikan di SD Negeri 11 Pegasing,” ujar Brigjen Donny.
Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Raden Herman Sasmita meninjau langsung kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh personelnya pada Minggu (25/1/2026). Ia menegaskan komitmen TNI AD dalam mempercepat pemulihan.
“Kegiatan pembersihan ini difokuskan pada fasilitas seperti sekolah dan jembatan. Target kami jelas, yakni agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin,” kata Letkol Inf Raden Herman Sasmita.
Para personel TNI AD membersihkan berbagai bagian sekolah yang kotor, termasuk ruang kelas, halaman, dan selokan yang tersumbat lumpur. Mereka menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, hingga tangan kosong untuk membersihkan sisa-sisa lumpur dan puing.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan berbagai fasilitas yang rusak akibat bencana banjir dapat perlahan pulih dan kembali dapat dipergunakan seperti sedia kala, sehingga aktivitas belajar mengajar dan mobilitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.
