Band chaotic hardcore asal Banda Aceh, Cloath, kini semakin mencuri perhatian di kancah musik keras Tanah Air. Berawal dari ujung barat Indonesia, grup ini perlahan menancapkan eksistensinya hingga kini berbasis di Jakarta, menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan.
Cloath dikenal dengan karakter musiknya yang gelap dan intens. Mereka memadukan dentuman gitar bernada rendah yang bergemuruh, riff tajam yang menusuk, atmosfer mencekam, serta pukulan drum yang padat dan menghantam. Pendekatan sonik yang agresif dan bertenaga ini berhasil membentuk identitas unik Cloath, meninggalkan kesan kuat bagi setiap pendengarnya.
Grup ini digawangi oleh Fatahillah Reza di posisi vokal, Wirya Nugraha dan Dopan Rehayatsyah yang mengawal lini gitar, M. Khairul Azmi pada bass, serta Alief Maulana yang mengisi departemen drum.
Perjalanan musikal Cloath dimulai dengan merilis single debut mereka, “Odin”, pada tahun 2023. Kesuksesan tersebut kemudian disusul oleh single “Hellheim” di tahun 2024. Belum lama ini, Cloath kembali menggebrak dengan meluncurkan mini album atau EP bertitel The Fallen God. Album ini dibuka dengan “Asborn” sebagai intro, yang berfungsi sebagai gerbang menuju keseluruhan konsep dan nuansa yang ingin mereka sampaikan.
Kehadiran Cloath di panggung besar seperti Hammersonic 2026 menjadi bukti nyata dari perkembangan pesat mereka. Dari Banda Aceh, band ini telah membuktikan bahwa kualitas dan karakter musik yang kuat mampu membawa mereka menaklukkan panggung-panggung bergengsi dan meraih pengakuan di industri musik keras nasional.
