Persebaya Surabaya resmi mengumumkan perpisahan dengan penyerang asal Brasil, Bruno Paraiba. Keputusan ini diambil setelah sang pemain terus dibayangi cedera sepanjang putaran kedua Super League 2025/2026.
Perpisahan tersebut diungkapkan Bruno Paraiba melalui akun media sosial pribadinya, tak lama setelah Persebaya menutup musim dengan kemenangan meyakinkan atas Persik Kediri. Dalam unggahannya, striker berusia 31 tahun itu menyampaikan rasa syukurnya, meskipun kebersamaannya dengan Bajul Ijo hanya berlangsung sekitar lima bulan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya,” tulis Bruno Paraiba, mengungkapkan perasaannya.
Perjalanan Singkat Penuh Cedera
Didatangkan pada bursa transfer paruh musim Januari lalu, Bruno Paraiba sempat memberikan harapan besar bagi skuad Persebaya. Debutnya langsung mencuri perhatian ketika berhasil mencetak gol ke gawang PSIM Yogyakarta pada 25 Januari 2026.
Namun, setelah momen menjanjikan itu, nasib buruk mulai menghampiri. Cedera membuat Bruno lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan atau ruang perawatan dibandingkan tampil di lapangan hijau. Ia bahkan sempat absen dalam beberapa pertandingan penting yang dilakoni Persebaya.
Meski demikian, Bruno sempat kembali bermain saat Persebaya menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri. Namun, situasi cedera yang tak kunjung membaik ini akhirnya membuat manajemen Persebaya memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengannya.
Meski singkat, Bruno Paraiba tetap meninggalkan kontribusi yang cukup berarti selama periode singkatnya bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026.
