Aktris Callista Arum berbagi pengalaman uniknya saat terlibat dalam produksi film ‘Tumbal Proyek’. Dalam film tersebut, perempuan berusia 22 tahun ini memerankan karakter bernama Laras, sebuah peran yang menuntutnya untuk mendalami aspek-aspek baru, termasuk mempelajari doa-doa Katolik dan dialek Jawa.

Callista mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesarnya adalah melafalkan doa-doa Katolik dengan benar. Beruntung, ia mendapat bantuan dari kru film yang beragama Katolik, yang membimbingnya di lokasi syuting.

Tantangan Doa Katolik dan Dialek Jawa

“Karena kadang-kadang aku suka sampai slip. Untungnya kami, kru ada yang Katolik, jadi, dibantuin kadang-kadang di set tuh kayak enggak pas berdoa Salam Maria terus aku tuh agak, ‘Salam Maria apa Kak?’ gitu. Terus kayak dibantuin,” ujar Callista Arum saat konferensi pers film ‘Tumbal Proyek’ di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/5) malam.

Selain doa, Callista juga harus menguasai dialek Jawa, yang diakuinya sempat menimbulkan kesulitan. “Terus aku harus belajar dialek Jawa juga di sini,” tambahnya.

Film ‘Tumbal Proyek’ sendiri mengangkat kisah sebuah keluarga yang terus dihantui ketidakpastian. Mereka menanti kabar orang terdekat yang hilang tanpa jejak, tanpa pernah bisa menguburkan mereka dengan layak, sebuah narasi yang penuh dengan misteri dan emosi.