Penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, menegaskan ambisinya untuk tidak sekadar belajar saat bergabung dengan pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia. Kiper berusia 23 tahun itu bertekad merebut kepercayaan Pelatih John Herdman dan menantang dominasi para senior di bawah mistar gawang Garuda.

Pemanggilan ke skuad Timnas Indonesia untuk TC yang dijadwalkan pada 26-30 Mei 2026 ini disambut Cahya tanpa euforia berlebihan. Namun, hal itu tidak berarti ia datang tanpa target besar.

Cahya Siap Bersaing dengan Senior

Cahya Supriadi menyadari betul persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia tidak akan mudah. Nama-nama seperti Nadeo Argawinata dan Muhammad Riyandi telah lebih dahulu mencuri perhatian dan memiliki pengalaman.

“Saya tidak berharap banyak. Saya ingin belajar dari mereka,” ujar Cahya, merujuk pada para kiper senior yang akan menjadi rekan sekaligus pesaingnya.

Meski demikian, Cahya menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk menumpang latihan. Ia bertekad untuk bekerja keras demi mendapatkan posisi utama.

“Saya akan bekerja keras sampai mendapatkan posisi nomor satu,” tegas kiper PSIM Yogyakarta tersebut, menunjukkan semangat juang yang tinggi.

Tekad Cahya Supriadi ini diharapkan mampu memberikan warna baru dan persaingan sehat di lini pertahanan terakhir Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman.