Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mengajak seluruh lintas sektor untuk berkolaborasi mewujudkan daerah yang bersih, nyaman, aman, dan sehat. Ajakan ini disampaikan Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Teknis Kabupaten Sehat Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Sabtu (25/4/2026).
Bupati Rizal Intjenae menegaskan bahwa program kabupaten sehat merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Jadi program kabupaten sehat merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan secara berkelanjutan,” kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat ditemui media di Dolo, Sabtu.
Ia menjelaskan, konsep kabupaten sehat menerapkan sembilan tatanan yang terintegrasi. Tatanan tersebut meliputi kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, kawasan pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi semua pihak. “Tentunya keterlibatan seluruh pihak mempengaruhi keberhasilan program kabupaten sehat termasuk penguatan kolaborasi lintas sektor berbasis data sehingga tidak ada satu pun perangkat daerah yang bekerja sendiri. Semua harus terlibat karena kesehatan masyarakat merupakan bagian integral dari pembangunan,” ucapnya.
Rizal Intjenae juga menyoroti pentingnya inovasi dalam mendukung transformasi menuju Kabupaten Sehat di Sigi. Inovasi dapat mencakup pemanfaatan teknologi, skema pembiayaan kreatif, hingga penguatan aksi kolektif yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ke depan pelaksanaan program serta penginputan indikator pada sembilan tatanan harus segera dilakukan secara detail termasuk pendekatan berbasis data dalam menentukan arah kebijakan daerah,” sebutnya. Menurutnya, pemerintah daerah harus mengidentifikasi capaian indikator seperti angka harapan hidup, akses layanan kesehatan, hingga kondisi lingkungan di setiap wilayah.
Bupati Sigi tersebut juga meminta seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif melakukan pendataan dan evaluasi, termasuk pada sektor pariwisata. “Pada intinya kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan daerah sehat,” kata dia.
Ia menekankan perlunya keterbukaan informasi dan penguatan koordinasi antar perangkat daerah agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran. “Forum Kabupaten Sehat diharapkan mampu menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kecamatan dalam mewujudkan kabupaten sehat,” ujarnya.
