Menteri Sosial (Mensos) Saefullah Yusuf menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan penyaluran bantuan sosial pemerintah tepat sasaran. Penekanan ini merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN.

Hal tersebut disampaikan Mensos Saefullah Yusuf saat kunjungan ke Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, pada Kamis, 12 Maret 2026. Kunjungan ini dalam rangka implementasi Kolaborasi Program Prioritas Presiden untuk membangun sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi.

Pentingnya Pemutakhiran Data untuk Bantuan Tepat Sasaran

“Ini dalam rangka pemutahiran data tunggal sosial ekonomi yang disingkat DTSEN. Tugas kami di dalam Inpres itu sama, melakukan pemutahiran data, lalu memanfaatkan data itu guna penyaluran bantuan-bantuan sosial. Saya kira kepala desa RT RW karena operator desa adalah pihak yang sangat strategis dalam rangka pemutahiran data itu,” ujar Mensos kepada wartawan.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, jajaran pejabat Kemensos dan Kemendes PDT, Pemerintah Kabupaten Serang, para alim ulama, serta pendamping desa.

Kolaborasi Lintas Kementerian dan Dukungan Daerah

Mensos Saefullah Yusuf menyampaikan terima kasih kepada Mendes PDT yang telah menindaklanjuti Inpres Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN dengan membuat peraturan-peraturan menteri. Regulasi ini menjadi pedoman bagi desa dan pemangku kepentingan agar data semakin akurat.

“Dengan data yang benar kita harapkan program kita terintegrasi, kalau programnya terintegrasi mulai pusat sampai tingkat desa itu maka dampaknya akan nyata di tengah-tengah masyarakat. Dengan DTSEN diharapkan tidak ada lagi egosektoral, tapi yang ada adalah kolaborasi,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi antarpihak akan diwujudkan di lapangan. “Seperti hari ini, dinas sosial dengan seluruh perangkatnya di bawah ibu Bupati Serang, Pak menteri dengan strukturnya sampai ke tingkat desa, termasuk pendamping desa, kami dengan pilar-pilar sosial nanti akan berkolaborasi akan kerjasama di bawah untuk menghadirkan satu data yang lebih akurat,” tandasnya.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Serang mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Mensos RI Saefullah Yusuf dan Mendes PDT Yandri Susanto atas penyelenggaraan sosialisasi pemutakhiran DTSEN di wilayahnya.

“Ke depan harapan kami tentu dengan adanya sosialisasi ini maka akan didapatkan akurasi data yang akurat, sehingga nanti warga yang mendapatkan bantuan tentu itu akan mendapatkan bantuan, dan yang seharusnya tidak mendapatkan bantuan tentu tidak akan dapat bantuan, maka inilah bukti negara hadir untuk membela warga yang membutuhkan,” ungkap Ratu Rachmatuzakiyah.

DTSEN Wujudkan Asta Cita Presiden

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto menjelaskan bahwa Kemensos dan Kemendes PDT selalu berkolaborasi untuk memastikan DTSEN sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2025. Kementerian Desa diberikan tanggung jawab untuk pemutakhiran data di tingkat desa.

Pihaknya meminta kepada para kepala desa, RT, RW, kader posyandu, PKK, termasuk pendamping desa dan operator desa untuk memastikan data tidak ada yang tercecer dan dapat dipertanggungjawabkan. “Dengan begitu maka data semakin hari semakin akurat, dan akan mendekati kesempurnaan. Maka, apapun yang kita lakukan mau afirmasi, pembangunan, bantuan sosial, pemberdayaan dan sebagainya itu Insya Allah tepat sasaran,” ujarnya.

Yandri Susanto menegaskan, upaya ini dilakukan guna menyukseskan asta cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari desa untuk pemerataan ekonomi, sekaligus pemberantasan kemiskinan. “Jadi data adalah kata kuncinya. Maka kami terima kasih kepada Pak Mensos yang luar biasa tanpa kendala untuk memastikan kinerja ini terukur dan terarah, sehingga pada akhirnya bahagia dengan data yang benar,” tandasnya.