Sejumlah peristiwa penting dan perkembangan menarik mewarnai pemberitaan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan nasional pada Rabu (4/2). Mulai dari penanganan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di NTB, perkembangan penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait mantan Gubernur Jawa Barat, hingga dinamika harga emas global.

Kejati NTB Periksa Kepala SMK Terkait Dugaan Korupsi DAK Rp42 Miliar

Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) tengah mendalami dugaan korupsi proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB. Proyek tersebut ditaksir bernilai Rp42 miliar. Dalam rangka penyelidikan, sejumlah kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah NTB telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Asisten Pidana Khusus Kejati NTB, Muh. Zulkifli Said, di Mataram pada Rabu (4/2), membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. “membenarkan adanya pemeriksaan sejumlah kepala SMK di wilayah NTB tersebut,” ujarnya.

Bayer Leverkusen Raih Kemenangan Telak di Perempat Final Piala Jerman

Dari arena sepak bola, Bayer Leverkusen berhasil mencetak kemenangan meyakinkan 3-0 saat menjamu St. Pauli dalam babak perempat final Piala Jerman. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion BayArena, Leverkusen, pada Selasa malam waktu setempat.

Kemenangan Bayer Leverkusen atas St. Pauli ini dicetak berkat kontribusi gol dari Martin Terrier, Patrik Schick, dan Jonas Hofmann. Catatan DFB Pokal mengonfirmasi hasil tersebut.

Harga Emas UBS dan Galeri24 Kembali Turun pada Rabu 4 Februari 2026

Dinamika pasar emas menunjukkan tren penurunan. Harga emas dari dua produk ternama, Galeri24 dan UBS, kompak mengalami penurunan harga lagi pada Rabu (4/2/2026). Data yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta menunjukkan pergerakan harga tersebut.

  • Harga jual emas Galeri24 turun Rp26.000, dari semula Rp2.948.000 menjadi Rp2.922.000 per gram.
  • Sementara itu, harga emas UBS turut turun Rp27.000, dari awalnya dibanderol Rp2.963.000 menjadi Rp2.936.000 per gram.

KPK Pertimbangkan Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memanggil pesohor Aura Kasih. Pemanggilan ini terkait upaya KPK mengusut aktivitas Ridwan Kamil (RK) di luar negeri, khususnya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada para jurnalis di Jakarta pada Rabu (4/2), menjelaskan, “Ya, terkait dengan aktivitas RK baik di dalam maupun di luar negeri, tentu nanti penyidik akan memanggil pihak-pihak yang diduga bisa menjelaskan dan menerangkan berkaitan dengan aktivitas-aktivitas tersebut.”

Tim Ahli Gubernur NTB Dinilai Berperan Vital dalam Program Desa Berdaya

Di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), peran Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan dan Penguatan Koordinasi Gubernur NTB mendapat apresiasi. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) mengakui kontribusi tim ini dalam menyukseskan visi-misi pasangan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan wakilnya Indah Damayanti Putri.

Kepala Dinas PMPD Dukcapil NTB, Lalu Hamdi, di Mataram, secara khusus mengakui manfaat keberadaan tim tersebut. Ia menyatakan, “mengakui keberadaan tim gubernur tersebut dirasakan manfaatnya dalam membantu OPD yang dipimpinnya mempersiapkan program Desa Berdaya yang menjadi salah satu program prioritas pasangan Iqbal-Dinda.” Program Desa Berdaya sendiri merupakan salah satu inisiatif prioritas dari pasangan Iqbal-Dinda.