Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menggelar Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222 sekaligus Silaturahmi bersama ribuan pegawai dan masyarakat umum pada Sabtu, 4 April 2026. Acara yang terbuka bagi publik ini diselenggarakan di halaman belakang Pemkab Kabupaten Kediri dengan konsep yang lebih sederhana namun tetap sarat makna.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, menjelaskan alasan pemilihan lokasi tersebut. Menurutnya, kegiatan di kantor Pemda memungkinkan masyarakat melihat kondisi Pemkab yang semakin membaik. “Ya, jadi yang pertama, kenapa kami ditempatkan di kantor Pemda, supaya orang-orang yang mau bersilaturahmi bisa melihat kondisi Pemkab yang hari ini saya rasa sudah semakin baik. Dari bangunan juga sudah kembali berdiri, semangat kami terus berdiri,” jelas Mas Dhito.
Mas Dhito menambahkan, pelaksanaan di kantor Pemkab juga dinilai lebih efektif karena tidak mengganggu lalu lintas di Kota Kediri. Hal ini berbeda jika kegiatan dilakukan di pendopo yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan. “Dan ada beberapa hal yang kalau kami lakukan di pendopo, kami khawatir mengganggu traffic di Kota Kediri, maka kami putuskan di pemerintah kabupaten dan kita buat sesederhana mungkin, yang penting esensi silaturahminya antar satu dengan yang lain, antar instansi tidak terputus,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito menekankan pentingnya silaturahmi untuk mempererat hubungan antarpegawai maupun antarinstansi. Ia mengakui bahwa dinamika dan kesalahpahaman mungkin muncul dalam rutinitas kerja sehari-hari. “Ya, kan kita ini kan nggak setiap hari bisa ketemu dan kita pasti dalam pekerjaan sehari-hari punya satu dua hal yang mungkin tidak berkenan. Ini momentum lah untuk saling memaafkan, gitu ya,” ungkapnya.
Pada momen spesial ini, Mas Dhito bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) plus turut membagikan santunan kepada 15 anak berkebutuhan khusus. Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya di usia Kabupaten Kediri yang ke-1222. Sebagai salah satu kabupaten tertua di Indonesia, ia berharap nilai-nilai kebersamaan tetap terjaga. “Harapannya Kabupaten Kediri di usia yang 1222 yaitu adalah salah satu kabupaten tertua nomor tiga di Indonesia, tetap menjadi kabupaten-kabupaten yang guyub, rukun, ayem, tentrem Gemah Ripah Loh Jinawi, ya,” pungkasnya.
