Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut), Sulawesi Tengah, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk resmi menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan sektor perumahan di wilayah tersebut. Nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak ditandatangani di Jakarta pada Selasa (12/5/2026), menandai langkah awal kolaborasi jangka panjang dalam penyediaan hunian layak.

Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung program nasional “tiga juta rumah”. “Pengembangan sektor perumahan bagian dari dukungan pemerintah daerah (pemda) mewujudkan program tiga juga rumah,” kata Delis melalui keterangan tertulis yang diterima di Palu, Selasa.

Merespons Kebutuhan Mendesak Hunian

Kolaborasi ini berfokus pada penyediaan layanan perbankan dan pengembangan sektor perumahan, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN), guru, tenaga kerja industri, hingga masyarakat berpenghasilan rendah di Morowali Utara. Delis menjelaskan bahwa kebutuhan hunian di daerahnya semakin mendesak seiring dengan pesatnya perkembangan kawasan industri dan peningkatan jumlah pekerja serta ASN.

“Kebutuhan perumahan di Morut semakin mendesak, seiring pesatnya perkembangan kawasan industri dan meningkatnya jumlah pekerja maupun ASN di daerah,” ujar Delis. Ia menambahkan bahwa tingginya kebutuhan hunian belum sebanding dengan ketersediaan rumah yang memadai, mendorong Pemkab Morut untuk proaktif menggandeng BTN sebagai mitra strategis.

Delis menyoroti kondisi banyak tenaga kerja dan ASN yang masih tinggal di kontrakan dengan biaya sewa tinggi. “Kami melihat banyak tenaga kerja dan ASN masih tinggal di kontrakan dengan biaya sewa yang cukup tinggi. Jika tersedia skema perumahan yang tepat (subsidi), biaya kontrakan bisa dialihkan menjadi cicilan rumah, kami berupaya supaya masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” jelasnya.

BTN Mitra Tepat untuk Perumahan Rakyat

Bupati Delis menilai BTN sebagai mitra yang tepat karena memiliki pengalaman panjang dan identitas kuat sebagai bank yang fokus pada pembiayaan sektor perumahan nasional. “BTN sudah sangat identik dengan pembiayaan rumah rakyat. Pengalaman dan kekuatan BTN di sektor ini menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita besar menyediakan rumah layak bagi masyarakat di Morowali Utara,” katanya.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. “Pemda tidak bisa kerja sendiri, kami butuh mitra perbankan dan pengembang supaya program penyediaan rumah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan daerah,” imbuh Delis.

Sementara itu, pihak BTN menyambut positif langkah kolaborasi yang dibangun bersama Pemkab Morowali Utara. Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan layanan perbankan yang lebih luas, sekaligus mendukung percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat di wilayah industri yang terus berkembang.

Sebagai informasi, pada pertengahan Juli 2025, BP Tapera mencatat realisasi program perumahan telah mencapai 129.774 unit rumah, yang disalurkan melalui 39 bank penyalur dan melibatkan 20 asosiasi pengembang.