Performa impresif Marco Bezzecchi di awal musim MotoGP 2026 ternyata belum sepenuhnya memuaskan Aprilia Racing. Meski pembalap asal Italia itu tampil dominan dengan memenangi tiga race utama, ada satu aspek yang masih menjadi sorotan tajam dari pihak Aprilia.
Bezzecchi menunjukkan penampilan nyaris tanpa cela saat balapan utama. Ia selalu finis terdepan di tiga seri pembuka, yakni Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat. Rentetan hasil gemilang itu mengantarkannya ke posisi teratas klasemen MotoGP 2026 dengan koleksi 81 poin.
Namun, cerita berbeda terjadi saat sprint race. Pembalap Italia itu belum mampu menunjukkan performa serupa di sesi balapan singkat yang digelar setiap Sabtu. Dari tiga kesempatan yang ada, Bezzecchi hanya mengamankan satu hasil yang menghasilkan poin, yakni finis keempat di Brasil.
Adapun pada dua seri lainnya, Bezzecchi gagal menuntaskan lomba. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi Bos Aprilia Racing, yang melihat adanya celah dalam konsistensi performa sang pembalap di format balapan yang lebih pendek.
