Persib Bandung akan menghadapi tantangan besar saat meladeni rival abadi mereka, Persija Jakarta, dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia pada pekan ke-32 BRI Super League. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan kewaspadaannya terhadap potensi balas dendam dari Persija. Ia mengakui bahwa laga derbi selalu memiliki karakter dan tensi yang berbeda dibandingkan pertandingan lainnya.

Hodak: Rivalitas Terbesar di Asia Tenggara

“Ini adalah pertandingan derbi dengan skala yang sangat besar. Saya melihat ini sebagai salah satu rivalitas terbesar di Asia Tenggara, sehingga dalam laga seperti ini sulit menentukan siapa yang lebih diunggulkan,” jelas pelatih asal Kroasia itu.

Hodak menambahkan, “Tidak ada tim yang ingin menyerah.” Pernyataan ini menegaskan intensitas yang akan tersaji di lapangan, di mana kedua tim dipastikan akan berjuang habis-habisan.

Bagi Persib, kemenangan sangat penting untuk menjaga posisi puncak klasemen dari kejaran Borneo FC Samarinda. Sementara itu, Persija membutuhkan tiga poin penuh untuk tetap menjaga asa dalam persaingan gelar juara yang semakin menipis di sisa musim.