Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca yang didominasi hujan ringan hingga sedang di seluruh Indonesia selama tiga hari ke depan. Peringatan ini disampaikan menjelang periode mudik Lebaran 2026, dengan potensi peningkatan intensitas hujan dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar wilayah akan mengalami hujan ringan hingga sedang, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai.

“Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua,” ungkap Abdul Muhari dalam keterangan resmi pada Sabtu (21/3).

Selain itu, BNPB juga menetapkan status siaga hujan lebat di beberapa daerah lain. Wilayah tersebut meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Selatan.

Potensi angin kencang juga diperkirakan melanda sejumlah provinsi. Daerah yang harus mewaspadai angin kencang antara lain Aceh, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan, serta Papua Selatan.

BNPB Imbau Waspada Bencana Hidrometeorologi Jelang Mudik

Menyikapi kondisi cuaca ini, BNPB mendesak pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, baik yang bersifat basah maupun kering. Imbauan ini menjadi sangat relevan mengingat periode mudik Lebaran yang semakin dekat.

“Untuk kenyamanan dan keamanan saat mudik Lebaran, selalu pantau kondisi cuaca dan jalur rawan longsor. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jika menggunakan transportasi umum, agar selalu menjaga keamanan diri dan barang bawaan,” ujar Abdul Muhari.

Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan esensial, termasuk obat-obatan pribadi. Selain itu, warga diminta untuk menghindari parkir atau berteduh di bawah pohon maupun baliho saat terjadi hujan disertai angin kencang, karena risiko objek tersebut tumbang.

“Sediakan tas siaga bencana termasuk obat-obatan pribadi. Hindari parkir atau berteduh di bawah pohon atau baliho jika kondisi angin kencang atau hujan, hindari parkir di bawah objek yang berisiko tumbang. Simpan kontak darurat penanganan bencana dan keadaan darurat lainnya,” pungkasnya.