Surabaya – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Minggu (22/3/2026). Potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir diprediksi akan melanda, khususnya bagi warga yang berencana menghabiskan waktu libur akhir pekan di luar rumah.
Berdasarkan pemutakhiran data yang dirilis BMKG pada pukul 09.35 WIB, status peringatan telah ditingkatkan menjadi siaga untuk dua kabupaten di ujung timur Pulau Jawa, yakni Banyuwangi dan Bondowoso. Masyarakat di kedua wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang dapat dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi.
Peringatan Dini Hujan Disertai Petir dan Hujan Lebat di Jatim
Selain status siaga, BMKG juga menerbitkan peringatan dini bahaya hujan disertai petir yang mengancam puluhan kabupaten/kota. Kawasan aglomerasi Surabaya Raya, meliputi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, serta kawasan Malang Raya, termasuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami fenomena cuaca ini. Warga disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat langit mulai gelap dan menghindari berteduh di bawah pohon rindang atau papan reklame ketika hujan petir terjadi.
Berikut rincian lengkap daerah terdampak peringatan dini cuaca ekstrem di Jawa Timur untuk Minggu, 22 Maret 2026:
- Status Siaga Hujan Lebat – Sangat Lebat: Banyuwangi, Bondowoso.
- Status Waspada Hujan Sedang – Lebat: Bangkalan, Bojonegoro, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pamekasan, Pasuruan, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Tuban, Magetan, Ngawi, Ponorogo.
- Peringatan Dini Hujan Disertai Petir: Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jombang, Kediri, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pasuruan, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Magetan, Ngawi.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan demi keselamatan.
