Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda Kota Batam pada akhir pekan ini. yang berlaku mulai Jumat, 20 Februari 2026, hingga Minggu, 22 Februari 2026, menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Batam berpotensi diguyur dengan intensitas bervariasi.

Hujan yang diperkirakan terjadi adalah hujan ringan hingga sedang. Namun, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan yang disertai petir atau kilat, terutama pada periode siang hingga sore hari. Kondisi ini disebabkan oleh labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat serta adanya daerah belokan angin di sekitar wilayah Kepulauan Riau.

Waspada Genangan Air dan Angin Kencang

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem ini. Potensi genangan air atau banjir lokal sangat mungkin terjadi di beberapa titik rendah, terutama di area yang memiliki drainase kurang baik. Selain itu, angin kencang juga menjadi perhatian serius, dengan kecepatan yang diperkirakan bisa mencapai 30 kilometer per jam.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman, menegaskan pentingnya kewaspadaan. “Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama jika ada potensi petir dan angin kencang,” ujarnya.

Suhu dan Kondisi Perairan

Untuk kondisi suhu udara, Batam diperkirakan akan mengalami suhu antara 24 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara akan cukup tinggi, berkisar antara 65 hingga 95 persen, yang dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.

Meskipun demikian, kondisi gelombang laut di perairan Batam dan sekitarnya diprediksi relatif tenang. Namun, bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut dengan kapal kecil, tetap diimbau untuk selalu waspada dan memperhatikan informasi cuaca maritim sebelum berlayar.