Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di 18 daerah di Solo Raya dan Jawa Tengah bagian selatan pada Jumat, 30 Januari 2026. Warga juga diminta waspada terhadap ancaman banjir rob di perairan utara Jawa Tengah.
Pada pagi hari, cuaca di Jawa Tengah umumnya berawan. Namun, sejumlah daerah berpeluang mengalami hujan ringan hingga sedang. Memasuki siang, sore, hingga malam hari, intensitas hujan diprediksi meningkat dan merata. Bahkan, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di 18 daerah yang disebutkan.
Daerah Terdampak Cuaca Ekstrem dan Rob
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, menjelaskan bahwa daerah-daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada Jumat (30/1) meliputi:
- Cilacap
- Banyumas
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Kebumen
- Purworejo
- Wonosobo
- Boyolali
- Klaten
- Sukoharjo
- Wonogiri
- Karanganyar
- Sragen
- Grobogan
- Blora
- Surakarta
- Bumiayu
- Majenang
Selain itu, Agus Triyono juga mengingatkan, “Waspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin puting beliung terutama di Solo Raya dan Jawa Tengah bagian selatan sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut.”
Sementara itu, gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah dilaporkan mereda dengan ketinggian maksimum 2,5 meter. Namun, air laut pasang (rob) di perairan utara kembali meningkat. Ketinggian maksimum rob diperkirakan mencapai 1 meter pada pukul 17.00-21.00 WIB, yang berpotensi menyebabkan banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, mulai dari Brebes hingga Rembang.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Lessy Andari, menambahkan bahwa meskipun gelombang tinggi di perairan utara dan selatan Jawa Tengah menurun, peningkatan rob di Pantura tetap memerlukan kewaspadaan. “Selain mengganggu aktivitas warga seperti transportasi dan bongkar muat di pelabuhan, air laut pasang ini akan semakin menyulitkan banjir yang melanda di daerah Pantura sulit untuk turun,” ujar Lessy Andari.
Untuk daerah Pantura Jawa Tengah, Agus Triyono mengungkapkan bahwa wilayah tersebut hanya akan diguyur hujan ringan hingga sedang sepanjang siang hingga awal malam. Angin akan berhembus dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 18-32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
