Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di 31 daerah di Jawa Tengah. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga Jumat, 1 Mei 2026, dan warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan angin puting beliung.

Pada Kamis (30/4) petang, sebagian wilayah Jawa Tengah telah diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Bahkan, beberapa daerah mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan volume air di sejumlah sungai.

Salah satu sungai yang mengalami lonjakan volume cukup drastis adalah Sungai Tuntang. Berhulu di Rawa Pening, Kabupaten Semarang, aliran Sungai Tuntang menuju Grobogan dan Demak mulai meluap hingga areal persawahan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) tersebut sejak pukul 17.00 WIB. Akibatnya, warga di Kabupaten Demak dan Grobogan diminta untuk waspada terhadap potensi banjir.

Selain itu, Bendung Glapan di Kecamatan Gubuk, Kabupaten Grobogan, juga mencatat peningkatan volume air yang signifikan. Ketinggian air di bendungan tersebut telah mencapai 1.680 spb. Meskipun kondisi ini masih tergolong aman, peningkatan volume air terus berlangsung seiring dengan melonjaknya debit Sungai Tuntang. Seorang warga setempat, Wanadi, menyatakan, “Jika sudah mencapai 1.740 maka masuk status siap.”

31 Daerah Berpotensi Cuaca Ekstrem

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Risca Maulida, secara terpisah pada Kamis (30/4) sore, menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem masih akan terjadi di 31 daerah hingga Jumat (1/5) pagi. Oleh karena itu, warga, terutama yang tinggal di kawasan perbukitan dan daerah aliran sungai, diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.

Risca Maulida merinci 31 daerah di Jawa Tengah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem, meliputi:

  • Cilacap
  • Banyumas
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Kebumen
  • Wonosobo
  • Mungkid
  • Boyolali
  • Klaten
  • Sukoharjo
  • Wonogiri
  • Karanganyar
  • Sragen
  • Grobogan
  • Ungaran
  • Temanggung
  • Kendal
  • Batang
  • Kajen
  • Pemalang
  • Slawi
  • Brebes
  • Magelang
  • Surakarta
  • Salatiga
  • Pekalongan
  • Tegal
  • Bumiayu
  • Majenang
  • Ambarawa

“Warga di daerah berpotensi cuaca ekstrem tersebut, diminta untuk waspada bencana hidrometeorologi,” kata Risca Maulida.

Sementara itu, daerah lainnya di Jawa Tengah diperkirakan akan diguyur hujan ringan hingga sedang. Angin akan bertiup dari arah timur laut ke barat daya dengan kecepatan 3-20 kilometer per jam. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 14-30 derajat Celcius, dengan kelembaban udara sekitar 75-95 persen.