Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Selatan membuka 120 titik layanan penukaran uang tunai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil menyusul proyeksi peningkatan kebutuhan uang kartal yang mencapai Rp4,5 triliun.

Kepala KPw BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menyampaikan hal tersebut di sela kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di Makassar, Jumat (20/2/2026). Menurut Rizki, melalui program SERAMBI 2026, pihaknya menyiapkan 26.143 paket penukaran uang baru di seluruh titik layanan.

Peningkatan Layanan dan Kebutuhan Uang Kartal

Jumlah paket penukaran yang disiapkan tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 61 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 16.243 paket. Peningkatan ini selaras dengan estimasi kebutuhan uang kartal selama Ramadhan 1447 H yang diproyeksikan naik 5 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp4,5 triliun.

“Peningkatan permintaan uang tunai ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat,” ujar Rizki Ernadi Wimanda.

BI Sulsel bersama 31 bank mitra berkomitmen melayani masyarakat melalui berbagai jenis layanan penukaran yang tersebar di berbagai lokasi:

  • Layanan Penukaran Sinergi Perbankan: Menawarkan 7.000 paket penukaran. Layanan ini tersedia mulai 24 Februari hingga 13 Maret 2026 di 70 loket bank, dengan rincian 20 loket di Makassar dan 50 loket di luar Makassar.
  • Layanan Ritel Rumah Ibadah: Menyediakan 3.000 paket penukaran. Masyarakat dapat mengakses layanan ini pada 24 Februari hingga 10 Maret 2026 di 10 masjid, terdiri dari 4 masjid di Makassar dan 6 masjid di daerah lain seperti Kabupaten Gowa, Takalar, Enrekang, Pangkep, Malili, dan Kepulauan Selayar.
  • Layanan Terpadu: Disiapkan 12.000 paket penukaran. Layanan ini beroperasi pada 25 Februari hingga 12 Maret 2026 di tujuh lokasi strategis, antara lain Gedung Balai Prajurit M Jusuf Makassar, Balla Lompoa Gowa, Masjid Al Markaz Maros, Gedung Amatoa Bulukumba, Islamic Center Parepare, Hotel Novena Bone, serta Pelataran Ruang Pola Kantor Wali Kota Palopo.
  • Layanan Tematik (Serambi Phinisi): Sebanyak 600 paket penukaran akan tersedia pada 8 Maret 2026 di lokasi-lokasi kepulauan, yakni Pulau Tanakeke (Takalar), Pulau Lae-Lae, dan Pulau Barang Lompo.

Prosedur dan Batas Penukaran

Rizki menjelaskan, setiap warga dapat menukarkan uang maksimal Rp5,3 juta per orang, dengan rincian pecahan mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000. Selain itu, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk menukarkan Uang Rupiah Khusus pecahan Rp75.000, dengan batas maksimal 200 lembar atau senilai Rp15 juta per orang.

Untuk melakukan penukaran, masyarakat diwajibkan untuk memesan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses di laman pintar.bi.go.id. Setelah pemesanan, warga harus hadir sesuai jadwal dan lokasi yang tertera, serta membawa bukti pemesanan, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan uang tunai yang akan ditukarkan.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan SERAMBI 2026. Menurutnya, program ini merupakan momen penting dalam menyediakan uang layak edar bagi masyarakat Sulawesi Selatan, sekaligus menjaga tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sanak saudara saat momen Idul Fitri.

Kegiatan SERAMBI 2026 ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Sulsel Nadjamuddin Abduh Shafa, Ketua Perbanas Sulsel Harry Edward Kwenre, jajaran perbankan, serta sejumlah undangan lainnya.