Pekanbaru, 8 April 2026 – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Rayen (4), bocah yang dilaporkan hilang di Sungai Batang Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sejak Jumat (3/4) lalu. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4).

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengonfirmasi penemuan tersebut. Menurut Budi, Rayen ditemukan sekitar 1,9 kilometer dari lokasi awal ia dinyatakan hilang. Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi oleh tim.

“Korban atas nama Rayen sudah berhasil ditemukan oleh tim gabungan dan langsung di evakuasi. Korban ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal kejadian,” ujar Budi, Rabu (8/4).

Jenazah Rayen kemudian dibawa ke Puskesmas Cerenti sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang telah berlangsung selama beberapa hari tersebut secara resmi dinyatakan ditutup.

“Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” tambah Budi.

Basarnas Pekanbaru menerima laporan mengenai kondisi membahayakan manusia ini pada Jumat (3/4). Rayen, yang berusia 4 tahun, terakhir terlihat bermain di tepi Sungai Batang Kuantan bersama teman-temannya sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, teman-teman Rayen pulang, namun ia memilih untuk tetap berada di lokasi. Hingga malam hari, Rayen tidak kunjung kembali ke rumah, yang kemudian mendorong orang tuanya untuk melakukan pencarian. Pencarian awal hanya menemukan sandal dan alat bermain milik korban di tepi sungai, menguatkan dugaan bahwa Rayen terjatuh ke sungai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Pekanbaru segera memberangkatkan enam personel tim rescue menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 120 kilometer. “Dengan ditemukannya korban tersebut maka operasi pencarian dinyatakan ditutup,” pungkas Budi.